Selasa, 14 April 2026

Polisi Patroli Cegah Pelajar Ikut Aksi Demo: Sita Busur dan Anak Panah

Kamis, 28 Agustus 2025 16:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi melakukan sejumlah patroli mencegah pelajar ikut dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025).

Sebanyak 276 pelajar diamankan oleh petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres jajaran dalam aksi demo buruh di sekitar DPR.

Sejumlah pelajar yang diamankan diduga membawa senjata tajam. 

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR menuntuk kesejahteraan bagi para buruh.

Aksi demo kali ini mengusung tema Hostum yang merupakan akronim atau singkatan dari Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dari penindakan tersebut, polisi menyita sedikitnya 9 anak panah yang dibawa pelajar.

Anak panah adalah proyektil yang digunakan dalam olahraga panahan atau berburu, dirancang untuk diluncurkan dari busur.

Bentuknya ramping dan panjang, dengan ujung runcing untuk menembus target dan sirip di bagian belakang untuk menjaga kestabilan saat terbang.

"Di salah satu stasiun, Stasiun Tanah Abang kami menyita ada sekitar 9 butir busur panah (anak panah) yang dibawa oleh anak kelas 10," kata Susatyo di depan Gedung DPR.

Selain anak panah, petugas juga menyita sejumlah benda lain seperti botol dan barang-barang yang diduga akan digunakan untuk melawan atau melukai petugas kepolisian.

"Saat ini sudah kami amankan, termasuk juga beberapa anak-anak lainnya yang membawa botol dan sebagainya dan mereka bermaksud digunakan untuk melawan aparat atau melukai aparat, atau melempar kepada aparat," ujar Susatyo.

Susatyo juga menyebut bahwa pihaknya telah mengamankan pelajar yang ikut unjuk rasa.

Pelajar adalah individu yang aktif dalam proses pembelajaran, baik di lingkungan pendidikan formal seperti sekolah dan universitas, maupun dalam konteks informal seperti kursus, komunitas belajar, atau pembelajaran mandiri.
 
"Karena kita ketahui bahwa aksi unjuk rasa adalah lokasi yang berbahaya bagi anak-anak, terutama para pelajar," ucapnya.(*)

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved