Senin, 20 April 2026

HOT TOPIC

Rocky Gerung Sindir Prabowo Beri Tanda Kehormatan saat DPR Didemo hingga Pasha Ungu Diisukan Mundur

Selasa, 26 Agustus 2025 22:02 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat politik, Rocky Gerung menilai pemberian Tanda Kehormatan RI Indonesia kepada 114 tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025) oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hal yang kontroversial.

Sebab, penganugerahan Tanda Kehormatan itu bersamaan dengan adanya demo 25 Agustus di depan Gedung DPR/MPR RI Jakarta.

Menurut Rocky, pemberian Tanda Kehormatan dan demo 25 Agustus itu akan teringat jelas dalam pikiran bahwa ada pemberian kehormatan di Istana, tapi rakyat justru tak mendapat kehormatan itu.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Sigit Purnomo atau dikenal sebagai Pasha Ungu dirumorkan mengundurkan dari kursi parlemen setelah kabar kenaikan gaji anggota dewan dikritik publik.

Kabar ini langsung dibantah oleh Pasha saat berada di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Diketahui, rumor tersebut beredar luas di media sosial.

Merespons isu tersebut, Pasha menegaskan bahwa dirinya tak pernah ada niatan pengunduran diri.

Pasalnya, ia merasa masih memiliki tanggung jawab besar serta amanat dari masyarakat yang telah memilihnya.

"Saya bilang ya enggaklah. Ini kan enggak main-main, mundur dari DPR itu enggak main-main saya kira," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Sebagai wakil rakyat, Pasha menyebut jika dirinya tak bisa begitu saja meninggalkan amanah yang diberikan kepadanya.

Terlebih, dirinya menjabat sebagai anggota dewan belum genap setahun.

"Nah kalau kemudian satu tahun juga belum tiba-tiba main mundur, ya saya kira kurang kesatria," tutur Pasha.

Lebih lanjut, ia menyadari isu seperti ini sulit dicegah karena derasnya arus pemberitaan di luar.

Terkait kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR, Pasha menilai, jika angka tersebut sudah melalui perhitungan dan mekanisme.

"Dalam hal penempatan pendapatan, perhitungan-perhitungan yang dilakukan DPR kan sudah melalui berbagai mekanisme, sudah dihitung," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Sementara tunjangan rumah diberikan karena tidak semua anggota DPR berdomisili di Jakarta.

Menanggapi sorotan publik yang menilai tunjangan sebesar Rp 50 juta terlalu besar, Pasha menilai diskusi soal hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan di ruang publik.

"Bahwa kemudian ada masyarakat yang menganggap kok seolah-olah berlebihan, misalnya buang-buang uang rakyat, ya ini kan tidak bisa dibicarakan di meja yang bebas. Ini harus kita dudukkan bersama," ungkap Pasha.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bantah Isu Mundur dari DPR, Pasha Ungu Sebut Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan Sudah Dihitung Baik, https://www.tribunnews.com/seleb/2025/08/26/bantah-isu-mundur-dari-dpr-pasha-ungu-sebut-kenaikan-tunjangan-anggota-dewan-sudah-dihitung-baik?page=all

https://www.tribunnews.com/nasional/2025/08/26/prabowo-beri-tanda-kehormatan-ke-141-tokoh-saat-rakyat-demo-di-dpr-rocky-gerung-kontroversial

Program: Hot Topic
Editor: Difa Isnaeni Azizah

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved