Kamis, 16 April 2026

Tribunnews Update

Respons Dedi Mulyadi soal Litbang Kompas Mayoritas Warga Tak Puas Kinerja KDM gegara Lapangan Kerja

Rabu, 20 Agustus 2025 10:19 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi hasil survei Litbang Kompas.

Hasil survei menunjukkan mayoritas warga Jabar kurang puas terhadap kinerja KDM, terutama lapangan kerja dan kondisi ekonomi.

Menurut Dedi, perebutan lapangan pekerjaan di sektor industri masih sering terjadi.

Hal itu lantaran kurangnya konektivitas antara pendidikan, industri, dan perkembangan teknologi informasi.

Pernyataan itu disampaikan Dedi Mulyadi dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat, Selasa (19/8).

"Lapangan pekerjaan terjadi berebutannya di industri kerja. Kenapa itu terjadi?," ujarnya

"Karena kita lupa membangun konektivitas antara pendidikan dan lingkungan, pendidikan dan industri, antara dunia IT dengan keadaan masyarakat," imbuhnya.

Adapun kelemahan masyarakat Jawa Barat juga terletak pada kemampuan dasar, seperti matematika, yang membuat mereka kalah dalam seleksi pekerjaan. 

"Apa yang menjadi kelemahan masyarakat Jawa Barat? Matematika dasarnya lemah sehingga ketika seleksi mereka kalah," tegas KDM.

Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, Dedi menyinggung pemahaman yang kurang terkait kerangka kerja ini membuat masyarakat lebih mudah terjebak.

Kondisi ini membuat diskusi masyarakat bergeser pada isu lain seperti Galu, alih-alih fokus pada perbaikan kemampuan dan peluang kerja.

(Tribun-Video.com/YouTube DPRD Jawa Barat)

Baca: Pidato Berapi api Dedi Mulyadi Sentil Pencitraan Medsos hingga Pujian di Paripurna DPRD Jabar

Baca: Dedi Mulyadi Murka, Naik ke Panggung Tegur Rombongan Serda Jabar gegara Ganggu Kirab Budaya

 

#dedimulyadi #gubernurjawabarat #lapangankerja #litbangkompas

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved