Kamis, 30 April 2026

Terkini Nasional

INILAH 5 FAKTA Soal Pembongkaran Markas GRIB Sumut, Gubernur Bobby Dipuji Pemberani

Jumat, 15 Agustus 2025 18:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution memutuskan membongkar Diskotek Marcopolo, pada Kamis (14/8/2025) kemarin.

Diskotek Marcopolo diketahui dijadikan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Sumut sebagai markas.

Lokasinya berada di Jalan Sei Petani, Dusun VII, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara.

GRIB kepanjangan dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, adalah sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipimpin oleh Rosario Marshall alias Hercules, pada 2011 silam.

GRIB sudah tersebar luas dari berbagai daerah di Indonesia, mulai tingkat kota/kabupaten hingga provinsi.

Sementara duduk permasalahan pembongkaran markas GRIB Sumut karena tidak mengantongi izin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG) hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Baca: Mencekam! Bobby Nasution Dilempari Batu seusai Bongkar Diskotek Berkedok Kantor GRIB Jaya Medan

Berikut 5 fakta pembongkaran markas GRIB Sumut dirangkum dari Tribun-Medan.com, Jumat (15/8/2025):

1. Ratusan Aparat Diterjunkan

Pembongkaran diskotek sekaligus markas GRIB Sumut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, pada Kamis (14/8/2025) siang.

Menantu mantan Presiden Joko Widodo itu menggandeng turut mengerahkan tim gabungan dari TNI-Polri berserta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Provinsi Sumut.

Tim tersebut berjumlah hingga ratusan orang.

Turut mendampingi Bobby ada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto.

Proses pembongkaran berjalan alot karena massa GRIB Sumut tidak terima.

Sempat digelar diskusi sebelum akhirnya kericuhan pecah di lokasi kejadian.

2. Ada pelemparan batu

Gubernur Bobby kemudian memerintahkan alat berat untuk mulai menghancurkan banguna diskotek Marcopolo.

Di tengah-tengah pembongkaran, massa GRIB Sumut tidak terima.

Mereka melakukan lemparan ke arah Gubernur Bobby dan Pangdam I/BB Mayjen Rio Firdianto.

Aparat keamanan langsung menjaga ketat keduanya di bawah perlindungan tameng.

Sementara massa GRIB Sumut berhasil dipukul mundur.

Mereka kocar-kacir dibubarkan petugas dari lokasi kejadian.

Pada akhirnya, situasi dapat dikondisikan dan perobohan markas GRIB Sumut bisa dilakukan.

3. Jadi sarang narkoba

Gubernur Bobby mengatakan, markas GRIB Sumut hanya kamuflase guna menutupi aktivitas Disekotek Marcopolo.

Hal tersebut dibuktikan saat ditemukannya alat Disc Jockey (DJ).

Selain tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG), bangunan tersebut juga jadi sarang peredaran narkoba.

Oleh karena itu, Gubernur Bobby memutuskan untuk merobohkan Disekotek Marcopolo.

4. Keberanian Bobby dipuji

Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi menyebut Gubernur Bobby sebagai sosok pemberani karena merobohkan markas GRIB Sumut.

Ia sendiri secara langsung mendukung langkah tersebut.

Jihadi mengingatkan, negara tidak boleh kalah dengan penjahat.

Dirinya juga meminta masyarakat berperan aktif dalam memberantas kriminalitas.

5. GRIB Sumut membantah

Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP GRIB, Zulfikar membantah markasnya dijadikan diskotek.

Zulfikar mengaku, pihaknya diperlakukan tidak adil oleh pemerintah.

Ia menyebut ada tebang pilih dalam urusan penertiban bangunan liar.

Baca: Respons GRIB Jaya saat Markas di Sumut Dibongkar Bobby Nasution, Bantah Jadi Diskotek Marcopolo

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Fakta Pembongkaran Markas GRIB Sumut: Pangdam I/BB Dilempari Batu, Gubernur Bobby Dipuji Pemberani

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved