Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sempat Mengamuk Tuntut Keadilan dan Ingin Negara Dibubarkan, Ayah Prada Lucky Minta Maaf ke Prabowo

Jumat, 15 Agustus 2025 12:43 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ayah almarhum Prada Lucky Namo, Serma Christian Namo menyampaikan permohonan maaf kepada Panglima TNI hingga Presiden Prabowo atas ucapannya yang sempat membuat publik gaduh.

Amarah Serma Christian Namo sempat meledak saat anaknya meninggal dianiaya senior pada 6 Agustus 2025.

Ia mengaku siap bertaruh nyawa dan menuntut keadilan atas tewasnya sang anak.

Christian bahkan meminta Indonesia dibubarkan jika tidak bisa menegakkan keadilan terhadap putranya.

"Dengar baik-baik, Merah Putih bubarkan saja, saya tanggung jawab, Merah Putih bubarkan saja, negara Indonesia bubarkan saja kalau keadilan memang tidak akan terjadi dan nyawa saya taruhan," kata Christian Namo beberapa waktu lalu.

"Saya tentara, tentara Merah Putih, jiwa saya Merah Putih, bukan kaleng-kaleng, Nyawa dibayar nyawa itu masih kecil, saya tunggu keadilan, kalau bisa semua dihukum mati," ujarnya.

Ia mengaku bahwa ucapannya kala itu keluar karena hatinya terguncang atas kepergian anaknya.

Untuk itu ia meminta maaf dengan penuh ketulusan dan rasa hormat.

Serma Christian Namo menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk merendahkan dan mencemarkan nama baik TNI.

Ia juga mengaku telah mengikhlaskan kepergian Prada Lucky untuk selama-lamanya.

"Saya memohon maaf kepada pimpinan TNI dan jajaran TNI, masyarakat, dan bangsa Indonesia atas ucapan saya yang sempat menimbulkan kegaduhan di media elektronik dan media sosial," kata Serma Christian Namo, dikutip dari akun Instagram Info Komando Official, Kamis (14/8/2025).

Serma Christian mengaku menyerahkan kasus ini ke proses hukum dan berharap pelaku dapat diproses secara adil dan tegas.

Ia juga meminta maaf pada Presiden Prabowo Subianto karena saat ia marah sempat mengucapkan nama orang nomor satu di Indonesia itu.

"Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Presiden Prabowo Subianto karena mengucapkan nama bapak di saat hati saya terguncang," ujarnya.

Selain itu Serma Christian juga berterima kasih kepada Pangdam XI/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto.

Diketahui pada awal Agustus 2025, Prada Lucky mengalami penganiayaan berat diduga dilakukan oleh puluhan seniornya.

Ia sempat dirawat di ICU RSUD Aeramo namun meninggal dunia pada 6 Agustus 2025.

(Tribun-Video.Com)

#pradalucky #pembunuhan #oknuntni #meninggaldunia

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved