Kamis, 14 Mei 2026

Terkini Nasional

Sosok Prajurit Menangis di Hadapan Jasad Prada Lucky yang Tewas Dianiaya, Bersumpah Tangkap Pelaku

Sabtu, 9 Agustus 2025 10:54 WIB
Warta Kota

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

 

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral video seorang TNI yang menangis meratapi jasad putranya yang juga seorang TNI lantaran dianiaya hingga tewas oleh seniornya.

Pria berpakaian prajurit TNI itu bernama Sersan Mayor Christian Namo.

Sersan Mayor Christian Namo tidak kuasa menahan tangis saat menghadapi kenyataannya anaknya yang tewas karena dianiaya seniornya.

Bahkan Sersan Mayor Christian mengungkapkan penyesalannya pernah mengizinkan anaknya untuk menjadi prajurit seperti dirinya.

"Anak ganteng, Lucky. Bapa salah, bapa salah kasih lu (kamu) kerja Lucky. Bapa sudah bilang, kenapa lu mau jadi tentara. Bapa minta maaf," kata Christian sambil menangis.

Baca: Tampang 4 Pelaku Diduga Dalang Penganiayaan Prada Lucky hingga Tewas, Sudah Ditahan: Bakal Dipecat!

Tangisan pilu Sersan Mayor Christian itu kemudian viral dan mendapatkan simpati netizen.

Lalu siapakah sosok Sersan Mayor Christian Namo?

Sersan Mayor Christian Namo adalah ayah dari prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Prada Lucky Chepril Saputra Namo

Prada Lucky adalah korban tewas penganiayaan senior di yang bertugas di Batalion Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, NTT

Prada Lucky tewas hanya selang dua bulan menjadi tentara di NTT.

Baca: Mimpi Mulia Prada Lucky untuk Sang Ibu yang Belum Sempat Terwujud, Kini Malah Tewas Dianiaya Senior

Sementara Sersan Mayor Christian Namo yang juga ayah Prada Lucky juga merupakan seorang tentara.

Dia bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao, NTT.

Sersan Mayor (Serma) adalah pangkat Bintara Tinggi yang berada di atas Sersan Kepala (Serka) dan di bawah Pembantu Letnan Dua (Pelda).

Disebutkan Sersan Mayor Christian Namo menjabat sebagai Plt Danramil 1627- 02 pantai baru, Rote Ndao.

Selama di militer, Sersan Mayor Christian Namo juga pernah terlibat Operasi Darurat Militer di Aceh pada tahun 2003.

Saat mengetahui anaknya tewas, Sersan Mayor Christian Namo pun bersumpah akan mengejar para pelaku hingga ke neraka.

Bahkan Christian Namo menyebut bahwa nyawa harus dibalas dengan nyawa. Dia pun menuntut keadilan untuk putranya yang tewas usai dianiaya oleh seniornya.

(Wartakota/Desy Selviany)

(*)

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Fitriana Dewi
Sumber: Warta Kota

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved