Nasional
SINGGUNG KORUPSI! Dosen UIN Jakarta Kritik Sikap Pemerintah pada Pengibaran Bendera One Piece
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Bakir Ihsan, mengkritik sikap pemerintah yang menganggap pengibaran bendera One Piece sebagai upaya memecah belah bangsa.
Menurutnya, fenomena bendera One Piece yang viral menjelang HUT ke-80 RI ini hanya merupakan bagian dari ekspresi masyarakat.
Bakir bahkan membandingkan isu tersebut dengan tindakan korupsi yang menurutnya jauh lebih nyata dalam merusak persatuan bangsa, menyusul pernyataan sebelumnya dari Menteri Polkam Budi Gunawan yang menganggap pengibaran bendera tersebut sebagai provokasi.
One Piece sendiri merupakan salah satu karya dalam dunia anime dan manga asal Jepang, buatan Eiichiro Oda.
Bendera berlatar hitam dan bergambar tengkorak itu merujuk pada Jolly Roger, sebuah simbol tengkorak yang digunakan sebagai identitas bajak laut.
Baca: Tak Ikut Fomo Pejabat! Wali Kota Solo Respati Ardi Malah Tak Larang untuk Pasang Bendera One Piece
"Ya (keliru), stigmatisasi dan simplifikasi, terlalu menyederhanakan masalah. Bendera kok jadi tertuduh pemecah belah bangsa," kata Bakir kepada wartawan, Senin (4/8/2025).
Semestinya kata Bakir, pemerintah tidak perlu terlalu reaktif terhadap kemunculan bendera One Piece.
Apalagi, demokrasi memang memberi ruang bagi individu maupun kelompok untuk berekspresi.
"Ya, tidak perlu. Bila Indonesia yakin dengan demokrasi, maka pengibaran bendera One Piece dan sejenisnya adalah bagian di dalamnya, tinggal bagaimana pemerintah memahaminya," jelas Bakir.
Baca: Ribut-ribut Pengibaran Bendera One Piece, Ketua MPR: Ekspresi Kreativitas, Hati Pastinya Merah Putih
Ia kemudian menyinggung soal pemberian abolisi dan amnesti kepada koruptor. Padahal tindakan koruptor lebih jelas dalam memecah belah bangsa.
"Korupsi itu pemecah belah bangsa, karena koruptor tidak peduli dengan bangsa, hanya pada diri dan kelompoknya," jelasnya.
Sebelumnya Menteri Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan mengatakan, kegiatan pengibaran bendera One Piece sebagai sebuah upaya provokasi sejumlah kelompok demi menurunkan marwah bendera Merah Putih.
"Dalam beberapa hari terakhir, kami mencermati dengan serius adanya provokasi dari sebagian kelompok untuk menurunkan marwah bendera perjuangan kita dan mengganti dengan bendera simbol-simbol fiksi tertentu. Ini tentu sangat memprihatinkan kita semua," ucap Budi.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Akademisi UIN Jakarta Kritik Pemerintah Soal Bendera One Piece: Korupsi Lebih Jelas Memecah Bangsa
# KORUPSI # Dosen # UIN Jakarta # Kritik # Pemerintah # Pengibaran Bendera # Bendera One Piece #
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jabar
Tribunnews Update
TB Hasanuddin Minta Pemerintah Waspada MRO AS di Kertajati, Dinilai Dapat Picu Isu Pangkalan Militer
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Bandingkan dengan Malaysia, Prabowo Kritik Lambatnya Birokrasi RI, Izin Usaha Bisa Molor 2 Tahun
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
KPK Bongkar Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Sejumlah Aset Kendaraan Mewah Diamankan
Rabu, 20 Mei 2026
Tribunnews Update
Berbeda dari Keterangan KPK, Eks Dirut PHU Justru Klaim Tak Ditanya soal Penerimaan Uang Kuota Haji
Rabu, 20 Mei 2026
Live Tribunnews Update
Bengawan Kamto Divonis 6 Tahun Penjara di Kasus Korupsi PT PAL, Rugikan Negara Rp 105 Miliar
Rabu, 20 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.