Terkini Nasional
Dedi Mulyadi Vs Ahmad Luthfi! Berawal dari Sindiran Pejabat Suka Ngonten, Dibalas Gubernur Jabar
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi disinyalir menyindir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Jenderal Luthfi menyinggung tentang pemimpin yang selalu membawa media.
Menurutnya cara pemimpin membawa media tak efektif dalam menyelesaikan masalah di masyarakat.
Seperti biasa, Dedi Mulyadi masih tetap responsif dalam menanggapi isu-isu, termasuk ucapan Gubernur Jateng.
Gubernur Jabar tersebut seolah membalas sindiran Luthfi lewat akun TikTok.
Saat Rakor Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Jateng, Ahmad Luthfi meminta kepada dinas terkait untuk turun langsung ke masyarakat agar bisa menyelesaikan masalah.
Menurutnya untuk turun ke masyarakat tak perlu memakai atribut pejabat.
Baca: Dedi Mulyadi Turun Tangan Atasi Polemik PT FCC yang Sebut Warga Karawang Tak Pintar saat Rekrutmen
"Jadi pejabat ojo gelang geleng gela gelo, pakai pengawal, medun di mobil dibukain, medun dikalungi bunga, acara diresmikan," katanya.
Ia menyarankan agar para pejabat untuk terjun ke masyarakat tanpa memakai fasilitas pejabat.
"Sekali-kali jenangan lepas birokrasi fiodal itu dengan jalan ke kampung yang tanpa beban," katanya.
"Tapi gak usah pakai media," tambah Jenderal Luthfi.
Ia bahkan bercanda sambil mempraktikan seolah selfie memegang kamera.
"Hari ini ketemu orang miskin," katanya sembari tertawa.
Luthfi menekankan cara tersebut sama sekali tidak membereskan masalah.
"Tidak akan menyelesaikan masalah," katanya.
Ia mengatakan untuk ikhlas dalam bekerja menyelesaikan masalah masyarakat tanpa membawa kamera.
Baca: ANIES KRITIK MENOHOK Barak Militer Dedi Mulyadi, Sesalkan Anak Kerap Dikambinghitamkan
"Lek kuwe gelem yo silahkan, nek aku ora aku banget, ndak usah. Ikhlas aja jadi diri kita sendiri," katanya.
"Ora usah gaya, 'halo guys'," tambahnya.
Menurutnya pemimpin yang membawa media dan kamera akan sibuk mengurus medianya sampai sikapnya berubah-ubah.
"Normal aja. Begitu dikritik di medianya sibuk jawab, akhirnya opo ? sikapnya diubah-ubah, mangan teratur karena apa, syuting. Opo enak urip ngono kuwi," katanya.
Salah satu pejabat yang aktif di media sosial dan selalu merekam kegiatannya adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Saking aktifnya, KDM bahkan sampai membuat konten saat mengunjungi keluarga korban tewas tragedi maut pesta rakyat pernikahan anaknya, Maula Akbar dan Putri Karlina.
Seakan membalas Jenderal Luthfi, Dedi meminta maaf jika hanya bisa menyelesaikan satu masalah per hari.
"Buat wargi Jabar dan seluru warga net, mohon maaf yah kalau Kang Dedi jadi gubernur hanya bisa menyelesaikan setiap hari satu masalah," katanya.
Meski demikian menurutnya hal itu masih lebih baik dibanding tak mengerti masalah.
"Tapi gak apa-apa kan ? Daripada kang Dedi jadi gubernur gak mengerti masalah," kata Dedi Mulyadi.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Gubernur Jateng Ledek Pejabat yang Selalu Ngonten, Dedi Mulyadi Balas : Daripada Gak Ngerti Masalah
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews Bogor
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.