Nasional
FPI vs PWI LS Bentrok di Pemalang, Sudah Berselisih selama 2,5 Tahun, Pemicunya soal Nasab
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Salah satu tokoh Front Persaudaraan Islam (FPI), Novel Bamukmin, menyebut perselisihan antara pihaknya dan organisasi masyarakat (ormas) Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabillilah (PWI LS) sudah terjadi sejak 2,5 tahun lalu.
FPI dan PWI LS terlibat bentrokan di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/7/2025).
Adapun insiden tersebut terjadi saat pimpinan FPI, Rizieq Shihab, berceramah dalam sebuah acara peringatan bulan Muharam. Bentrokan itu dilaporkan membuat jatuhnya korban luka sebanyak 15 orang, termasuk polisi.
Novel menuturkan pemicu perselisihan antara FPI dan PWI LS selama ini karena perkara nasab.
"Sebenarnya kejadian ini sudah berlarut-larut, ya. Sebelumnya sudah 2,5 tahun, kami sudah berseteru dengan PWI LS. Di antar kejadian-kejadian, pangkal tolaknya, inti permasalahan adalah soal nasab," katanya dalam wawancara eksklusif yang ditayangkan di YouTube Tribunnews, Kamis (24/7/2025).
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nasab merupakan keturunan terutama keturunan dari pihak bapak.
Tak hanya keturunan, nasab juga digunakan untuk hubungan darah secara horizonal seperti paman, bibi, saudara sekandung, dan sebagainya.
Sementara, dilansir laman Kementerian Agama (Kemenag), nasab merujuk pada pertalian kekeluargaan berdasarkan hubungan darah yang sah, terutama lewat jalur ayah.
Baca: Relawan Jokowi Yakin 11.000 Triliun Persen Roy Suryo CS Masuk Penjara Gara-Gara Ijazah
Nasab menentukan hak dan kewajiban dalam hubungan keluarga, seperti hak waris dan perwalian.
Novel mengungkapkan pihaknya sempat berdebat tentang nasab dengan PWI LS. Namun, menurutnya, perdebatan soal hal itu sudah selesai.
Dia menyebut definisi nasab sudah tertuang dalam buku setebal 574 halaman yang disepakati oleh beberapa ormas Islam.
"Masalah nasab, debat demi debat, dialog demi dialog, sudah kami tempuh. Bahkan kami terakhir dari spirit 212 seperti FPI, ada Persada 212, dan GNPF Ulama, itu semuanya sudah sepakat, bahwa permasalahan ini sudah selesai."
"Karena kita buat buku setebal 547 halaman yang sudah menuntaskan permasalahan yang selama ini diributkan oleh mereka," jelasnya.
Tak hanya itu, Novel juga menyebut PWI LS sebenarnya sudah menerima penjelasan tentang nasab tersebut setelah adanya pembuktian secara ilmiah.
Namun, menurutnya, ormas tersebut masih tetap ingin menebar kebencian terhadap FPI.
"Cuma memang ada keinginan yang lebih yang PWI LS ini ingin ternyata bukan sekedar bahasan ilmiah dan terus menebar kebencian. Sepertinya mereka memang ingin TSMB yaitu terstruktur, sistematis, masif, dan brutal," jelasnya.
Baca: Komunikasi dengan Awak Handala Terputus, Kapal Bantuan ke Gaza Sempat Diintari Drone, Ulah Israel?
Novel bahkan juga menyebut PWI LS turut melibatkan penyanyi dangdut legendaris Rhoma Irama dalam perdebatan terkait nasab ini.
Dia mengungkapkan puncak perseteruan antara FPI dan PWI LS terjadi pada Rabu malam kemarin ketika Rizieq Shihab akan berceramah di Kabupaten Pemalang di mana justru berujung bentrokan antara kedua ormas.
Novel Tuduh PWI LS Sudah Rencanakan untuk Bentrok dengan FPI sejak Lama
Novel menuduh bahwa PWI LS sudah merencanakan untuk melakukan bentrok dengan FPI sejak lama.
Dia menegaskan hal itu menjadi wujud penolakan PWI LS atas segala ceramah yang dilakukan oleh Rizieq Shihab maupun para petinggi FPI.
"Kejadian semalam, jadi mereka PWI LS sudah merencanakan jauh-jauh hari dengan adanya terjadwal daripada Imam Besar Habib Rizieq Shihab, mereka ingin mengganggu panggung-panggung ceramah yang di mana FPI selama ini berceramah," tuturnya.
Novel pun menganggap apa yang sudah direncanakan oleh PWI LS termasuk tindakan pidana sehingga dia berharap agar adanya proses hukum terhadap ormas tersebut.
Tebtabf bentrokan di Pemalang, Novel menyebut PWI LS memang sudah menarget Rizieq Shihab. Pasalnya, di belakang panggung ceramah, sudah ada anggota PWI LS yang bersiap.
Dia juga menuding polisi turut terlibat dalam rencana bentrokan itu dengan mengarahkan Rizieq Shihab agar lewat belakang panggung.
Padahal, kata Novel, para Laskar FPI sudah mensterilkan depan panggung agar Rizieq Shihab bisa berceramah.
"Yang arah ke belakang ini mereka menyerang, sudah terencana, dan mereka laksanakan perencanaan itu dan menyerang FPI lewat belakang panggung dan FPI sudah siapkan dan terjadi bentrokan," ujarnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bentrok di Pemalang, FPI dan PWI LS Sudah Berselisih selama 2,5 Tahun, Pemicunya soal Nasab
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
9 Ketua Umum Ormas Temui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo! Bahas Konsolidasi Masyarakat
Minggu, 5 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Respons Jokowi soal Narasi yang Tuding Puan, AHY & Rizieq Shihab Dalang di Balik Kasus Ijazah Palsu
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Cendekiawan Prof Sukidi: Banyak Elit Ormas Menghamba Kekuasaan, Tunduk dan Jadi Abdi Dalem Penguasa
Jumat, 3 April 2026
Advokat Uji Pasal UU Ormas ke MK usai Rencana Pendirian Yayasan Ditolak
Rabu, 1 April 2026
Terkini Daerah
Kecelakaan Maut Tol Pemalang, Satu Keluarga asal Bekasi Tewas saat Perjalanan Mudik
Kamis, 19 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.