Pernyataan Grace Natalie Usai Dilaporkan 40 Ormas Islam Terkait Video JK
TRIBUN-VIDEO - Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan sejumlah ormas terhadap dirinya ke Bareskrim Polri berkaitan dengan potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Ia mengaku optimistis bahwa konten yang diunggahnya melalui akun media sosial pribadi tersebut tidak mengandung unsur pelanggaran hukum sebagaimana yang dituduhkan.
Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh 40 ormas terkait polemik pernyataan mengenai JK.
Selain Grace Natalie, ada nama akademisi Ade Armando dan Permadi Arya (Abu Janda).
Ketiganya dilaporkan oleh 40 ormas yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.
Laporan teregister di SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 4 Mei 2026 atas pelapor perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra atas dugaan penghasutan atau ujaran kebencian.
Perwakilan pelapor dari LBH Syarikat Islam, Gurun Arisastra, menyatakan laporan berkaitan dengan polemik unggahan potongan video ceramah Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).
Mereka menjerat Grace Natalie, Ade Armando dan Permadi Arya (Abu Janda) dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang ujaran kebencian.
Selain itu, terdapat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penghasutan di muka umum.
Gurun merinci dasar laporannya terkait postingan Ade Armando soal video penggalan yaitu di Cokro TV tanggal 9 April 2026.
Kemudian, Permadi Arya memposting di media sosialnya pada 12 April 2026.
Selanjutnya, Grace Natalie yang memposting pada media sosialnya tanggal 13 April 2026.
Gurun menilai ketiga pihak yang dilaporkan diduga melakukan framing bahwa Jusuf Kalla tengah membahas ajaran agama Kristen terkait syahid.
Padahal menurut mereka dalam versi video utuhnya JK tidak membahas terkait ajaran, tetapi kekhawatiran psikologis masyarakat yang memahami suatu ajaran yang berpotensi dia mengalami kesesatan berpikir.
Saat ini perkara masih dalam tahap awal penanganan oleh kepolisian.
Terbaru pada Senin (11/5/2026) Grace Natalie angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan sejumlah ormas terhadap dirinya ke Bareskrim Polri.
Ia menjelaskan, video respons tersebut ia buat murni sebagai warga masyarakat yang melihat adanya isu viral di tengah publik.
Ia mengaku mengetahui video JK tersebut dari berbagai pemberitaan media dan media sosial yang sudah memicu pro dan kontra.
Sehingga, tujuannya merespons saat itu adalah untuk mengingatkan agar narasi dalam video tersebut tidak disalahgunakan oleh kelompok tertentu sebagai legitimasi kekerasan.
Ia pun mewanti-wanti publik agar merujuk pada video asli yang ia unggah di akun resminya, bukan video yang sudah dibubuhi judul atau caption oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
Ia mengaku optimistis bahwa konten yang diunggahnya melalui akun media sosial pribadi tersebut tidak mengandung unsur pelanggaran hukum sebagaimana yang dituduhkan.
Terkait posisi partainya, Grace secara tegas meminta agar persoalan ini tidak dikait-kaitkan dengan institusi PSI.
Ia mengungkapkan telah memberikan instruksi langsung kepada Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, untuk memastikan bahwa langkah hukum atau pernyataan partai tetap berada di luar ranah pribadinya ini.
Grace Natalie menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Pernyataan ini disampaikan terkait polemik yang belakangan muncul dan menjadi perhatian publik.
Grace mengatakan hingga saat ini belum ada komunikasi langsung antara dirinya dengan JK.
Meski begitu, ia membuka diri apabila ada ruang untuk berdiskusi atau memberikan penjelasan mengenai konteks pernyataannya.
Ia mengungkapkan, bersedia apabila dimintai klarifikasi terkait pernyataannya tersebut.
Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews On Focus
[FULL] PSI Disebut Salah Langkah Seret JK, Pengamat: Sempat Berbobot, Kini Kehilangan Arah Politik
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Pelaku yang Diduga Pukul Bro Ron, Kini Laporkan Balik Waketum PSI Tuding Hajar Duluan
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Ade Armando Siap Temui JK & Minta Maaf ke Umat Muslim Kristen seusai Dipolisikan 40 Ormas Keagamaan
5 hari lalu
Terkini Nasional
BRO RON DILAPORKAN BALIK! Pelaku Pemukulan Menyebut Waketum PSI Melontarkan Kata-kata Rasis
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.