Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Selamatkan Diri, Korban Kebakaran Rawa Bunga Loncat dari Lantai 2 Rumahnya

Jumat, 28 Juni 2019 18:58 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, JATINEGARA - Kondisi Dita Dwi Indriani (18), korban kebakaran rumah akibat ledakan tabung gas di rumahnya sekira pukul 07.50 WIB masih lemah karena harus lompat dari lantai dua rumahnya saat musibah terjadi.

Ditemui di kediamannya, Jalan Swadaya V RT 09/RW 05 Kelurahan Rawabunga, Jatinegara Dita belum dapat berbicara banyak terkait musibah yang membuat ibu dan adiknya mengalami luka bakar.

Dita mengatakan kejadian berawal saat tabung gas ukuran 3 Kilogram yang digunakan ibunya memasak bocor lalu meledak dan menyebabkan kobaran api.

"Pas kejadian saya masih tidur, kebangun karena bunyi ledakan kencang itu. Saya tidur di lantai atas, pas saya mau turun ternyata bagian bawah sudah kebakaran," kata Dita di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (26/6/2019).

Dita menuturkan sempat mencoba memadamkan api dari lantai atas, namun upaya tersebut tak berhasil karena si jago merah lebih cepat mengamuk.

Saat kejadian, Dita menyebut ibunya Ira (35) dan adiknya Nisa (13) yang mengalami luka bakar hingga 50 persen di bagian wajah dan tangannya berada di lantai bawah.

"Ibu sempat teriak bangunin saya, karena pas awal kejadian api memang sudah besar. Pas saya mau turun saya masih melihat ibu, tapi kalau Nisa saya enggak lihat," ujarnya.

Di tengah kepanikan karena nyawanya terancam, Dita mengaku sempat mendapati ibunya dalam keadaan terluka namun tetap berusaha menyelamatkan dia.

Dita mengaku kaget karena saat itu bagian wajah dan tangan ibunya sudah mengalami luka bakar namun masih dapat berdiri dan berusaha menolongnya.

"Saya lihat ibu, mukanya sudah terbakar. Tapi ibu masih bisa berdiri, ibu teriak-teriak minta saya biar cepat keluar karena rumah sudah terbakar," tuturnya.

Lantaran berada di lantai atas sedangkan akses keluar satu-satunya dari rumah hanya lewat pintu depan, Dita diminta warga RT 09 agar melompat sebelum terjilat api.

Sebelum melompat, warga RT 09 sudah bergerombol di bawah dengan posisi tangan menadah agar Dita tak terluka parah ketika melompat.

"Saya disuruh loncat sama warga karena enggak ada akses lain. Di bawah warga sudah berkumpul, jadi spontan saya lompat. Di bawah saya ditangkap warga," lanjut Dita.

Ketua Ketua RT 10/RW 05 Suryaman (49) yang rumahnya berada tepat di depan kediaman Dita mengatakan saat kejadian ayah dan kakak Dita sedang bekerja sehingga tak berada di rumah.

Suryaman menyebut saat kejadian Ira yang berdagang lauk-pauk di rumahnya sedang memasak segala keperluan dagangannya.

"Ibunya dagang lauk-pauk depan rumah, jadi pas kejadian sedang memasak. Anaknya itu lagi bantu-bantu masak, si Nisa memang sekolahnya masuk siang. Kalau Dita itu baru lulus SMA," jelas Suryaman.(*)

ARTIKEL POPULER:

MK Sebut Tim Hukum Paslon 02 Tak Bisa Menunjukkan Bukti Jokowi-Maruf Gunakan Money Politics

MK Tolak Dalil Tim Hukum Prabowo-Sandiaga soal Ajakan Berbaju Putih saat ke TPS

Sebelum Mendekat ke MK, para Pengunjuk Rasa Lakukan Salat Zuhur

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved