Jumat, 15 Mei 2026

Tribunnews On Focus

[FULL] AS 'Kepanasan' Iran Kembangkan Nuklir padahal Israel Juga Punya, Pakar Singgung Standar Ganda

Selasa, 1 Juli 2025 18:22 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Farhan Abdul Majid mengungkap Amerika Serikat (AS) dulu pernah mendukung program nuklir Iran.

Namun, dukungan itu berubah setelah terjadi Revolusi Islam di Iran pada tahun 1979.

Baca: Update Iran-Israel: G7 Sebut Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, IAEA Dinilai Tak Netral

Farhan menyebut, AS justru mencurigai jika Iran membangun fasilitas nuklir untuk kepentingan pembuatan senjata atom.

Bagi Washington, hal itu sangat berbahaya bagi sekutunya di Timur Tengah, terutama Israel.

"Sebenarnya kalau kita melihat sejarah itu (nuklir Iran) dulunya didukung oleh AS," ujar Farhan dalam wawancara bersama Tribunnews pada Selasa (1/7/2025).

Baca: Israel Bantah Ingin Gulingkan Pemerintah Iran, Fokus Diklaim Hanya pada Ancaman Nuklir dan Rudal

Namun, Farhan menyoroti masalah ini sejatinya merupakan persepsi terkait negara pemilik fasilitas nuklir, bukan soal aktivitas nuklirnya.

"Israel punya senjata nuklir berapa pun bagi AS itu bukan ancaman karena ya bagi AS Israel adalah sahabat. Tapi Iran yang tidak punya senjata nuklir sekali pun akan terus dituduh," imbuhnya.

Ia berpandangan bahwa Israel justru secara terang-terangan memiliki senjata nuklir, namun tak dilarang oleh AS.

Terkait pengayaan uranium yang terus berlanjut, Farhan menyebut tidak menutup kemungkinan jika Iran mengubah fokusnya ke arah persenjataan jika ditekan oleh Barat.

Baca: Diam-diam Israel dan Suriah Bahas Perdamaian, Golan Tetap Jadi Batas Tegas dalam Negosiasi Damai

"Jika Iran menggeser fokus fasilitas nuklir damai ke persenjataan menempatkan mereka ke posisi terancam," imbuh Farhan.

Jika seandainya salah satu pihak baik Israel maupun Iran menyerang dengan senjata nuklir, maka negara lain yang punya nuklir bisa ikut menyerang untuk membela.

"Jika Israel diserang dengan nuklir atau Iran diserang dengan nuklir, mereka akan menggunakan koalisinya untuk mengerahkan senjata nuklir juga," pungkasnya. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# Tribunnews On Focus # perang # nuklir # Israel # Iran # Amerika Serikat
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Tribunnews On Focus   #perang   #nuklir   #Israel   #Iran   #Amerika Serikat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved