Nasional
Prabowo Ambil Alih Polemik 4 Pulau, Legislator Aceh: Redakan Ketegangan Pusat dan Daerah
TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengambil alih penanganan polemik status empat pulau sengketa antara Aceh dan Sumatera Utara.
“Presiden mengangkat isu ini untuk meredakan
ketegangan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Aceh dan Sumatera Utara.”
kata Nasir, yang ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Legislator asal Aceh itu menilai bahwa tidak ada motif politik dari Presiden dalam mengambil alih penanganan kasus ini.
Langkah itu, menurut dia, semata-mata dilakukan demi menjaga stabilitas dan meredam ketegangan yang muncul akibat keputusan pemerintah terkait batas wilayah.
Menurut Nasir, dalam persoalan seperti ini, sensitivitas daerah harus menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar penggunaan otoritas pusat.
Ia menyinggung pentingnya memahami latar belakang sejarah dan psikologis Aceh dalam setiap kebijakan yang berdampak langsung pada wilayah tersebut.
Baca: Tak Terduga! Dinasti Jokowi Disinggung Rocky Gerung dalam Kasus Sengketa 4 Pulau Aceh: Masuk Akal
“Otoritas minus sensitivitas, ya akibatnya seperti ini,” ujar dia.
Lebih lanjut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa secara historis, administratif, dan hukum, empat pulau yang menjadi polemik saat ini sejatinya merupakan bagian dari wilayah Aceh.
Ia mengakui adanya kesalahan teknis dari pihak Aceh pada 2009 dalam pendataan pulau.
“Cuma memang di tahun 2009, waktu itu Aceh keliru dalam memberikan koordinat dan menyampaikan ada 260 pulau, tidak termasuk 4 pulau ini. Tapi, itu kemudian dikoreksi, kemudian diperbaiki, kemudian diajukan, tapi tidak pernah disahuti, tidak pernah diterima, tidak pernah dijawab oleh pemerintah pusat," ujar dia.
Sebagai informasi, polemik empat pulau ini mencuat usai adanya keputusan Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan empat pulau di perbatasan Aceh dan Sumut masuk ke dalam wilayah administratif Sumatera Utara.
Baca: Viral Presiden Prabowo Tak Salami Bahlil, Kini Dikaitkan dengan Ucapan Said Didu Si Anak Nakal
Keputusan ini menuai keberatan dari Pemerintah Aceh dan sejumlah elemen masyarakat di daerah tersebut.
Presiden Prabowo Subianto, menurut Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, turun tangan langsung terkait polemik ini.
Dasco menyatakan, Prabowo sebagai Kepala Negara memutuskan bakal mengambil alih penuh persoalan tersebut.
Menurut dia, Prabowo segera memutuskan langkah terbaik untuk menyelesaikan hal tersebut.
"Hasil komunikasi DPR RI dengan Presiden RI, bahwa Presiden mengambil alih persoalan batas pulau yang menjadi dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara," ujar Dasco, dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025) malam.
Dasco mengatakan, Prabowo menargetkan keputusan terkait pemindahan kepemilikan empat pulau tersebut sudah bisa rampung pekan depan.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Ambil Alih Polemik 4 Pulau, Legislator Aceh: Redakan Ketegangan Pusat dan Daerah"
# Prabowo # Presiden Prabowo Subianto # Anggota Komisi III DPR # Nasir Djamil # Aceh # Polemik # Ambil Alih #
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Detik-detik Pria Nekat Terobos & Adang Mobil Prabowo di Magelang, Serahkan Berkas Aduan ke Presiden
1 hari lalu
Terkini Nasional
Soroti Eksekusi Kebijakan, DPR Minta Menteri Prabowo Berhenti Beri Laporan Asal Bapak Senang
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Gibran Tolak Usulan Jusuf Kalla Agar Pemerintah Naikkan Harga BBM: Tidak Sesuai Perintah Prabowo
1 hari lalu
Terkini Nasional
Optimisme Prabowo: Sebut Indonesia Berada di Papan Atas Negara Teraman jika Terjadi Perang Dunia III
2 hari lalu
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Sindir Narasi Indonesia Gelap: Masa Depan Kita Cerah dan Mampu Berdiri Sendiri
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.