Tribunnews Update
Rocky Gerung Sebut Jokowi Terpojok Diserang Isu Bertubi: PSI Jadi Perahu Amankan Dinasti Politik
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengaku lebih memilih PSI dibanding PPP.
Pengamat politik Rocky Gerung menilai Jokowi memilih PSI karena dirinya yang semakin terpojok.
Oleh sebab itu, Rocky menilai PSI sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri.
Baca: Rocky Gerung Tak Heran Jokowi Pilih Gabung PSI daripada PPP: Masuk Akal, PPP Tiketnya Mahal
Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui podcast di channel Youtubenya pada Senin (9/6).
Rocky menilai saat ini Jokowi sedang dalam kondisi terdesak.
Baik secara psikologis maupun politik lantaran adanya berbagai isu yang menerpa Jokowi secara bertubi-tubi.
Baca: Jokowi Bilang Pemakzulan Harus Sepaket, Rocky Gerung: Kalau Wapres yang Masalah, Presiden Kan Nggak
Oleh sebab itu, isyarat Jokowi bergabung dengan PSI dinilai sebagai mekanisme pertahanan diri Jokowi.
"Jadi sekali lagi kita boleh lihat bahwa balancing informasi memang sekarang menunjukkan bahwa Jokowi seolah-olah terdesak secara politik, secara psikologis," lanjutnya.
Rocky juga menilai Jokowi memilih PSI sebagai 'sekoci' atau perahu untuk menyelamatkan pengaruh politiknya.
Tak hanya itu, Rocky menyebut PSI dipilih Jokowi untuk menopang kemungkinan terbentuknya dinasti keluarga.
Baca: Rocky Gerung Sebut Pemuja KDM Rata-rata IQ 78, Dedi Mulyadi Bodo Amat: Bagi Saya Nggak Penting
Pengamat politik ini menyebut pilihan Jokowi kepada PSI bukan tanpa alasan.
Terlebih, partai yang dipimpin Kaesang Pangarep sebagai wadah yang lebih fleksibel dan mudah dikendalikan, dibanding partai-partai mapan lain. (Tribun-Video.com/Tribunnews)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Kirim Sinyal Merapat ke PSI, Rocky Gerung: Mekanisme Pertahanan Diri karena Terpojok
# TRIBUNNEWS UPDATE # Rocky Gerung # Jokowi # PSI # Partai Solidaritas Indonesia
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lahan Whoosh, Penyelidikan Masih Berjalan Buka Peluang Terbitkan Sprindik
Senin, 4 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Eropa Ikut Memanas Imbas 2 Perang, Misi Khusus AS Evakuasi 22 Awak Kapal Iran
Senin, 4 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Teguran Menteri HAM ke Amien Rais: Minta Pernyataan soal Teddy-Prabowo Dicabut & Mohon Maaf
Senin, 4 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook, Nadiem Sebut Kesaksian Prof Romly Runtuhkan Dakwaan
Senin, 4 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS Iran Kapal Fregat AS Remuk Dihantam Rudal Iran, Trump Kehabisan Tomahawk Juru Serang
Senin, 4 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.