Profil
Profil Manahan M. P. Sitompul - Dosen dan Hakim Konstitusi
TRIBUN-VIDEO.COM.COM - Manahan Malontinge Pardamean Sitompul atau Manahan M. P. Sitompul lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara pada 8 Desember 1953.
Ayah Manahan M. P. Sitompul, Ds. S.M.S Sitompul adalah seorang pendeta yang kemudian menjadi PNS di Jawatan Agama dan pensiun sebagai pejabat di Kandepag Provinsi Sumatera Utara Medan tahun 1977.
Sedangkan ibunya, T.M. br. Panggabean adalah seorang ibu rumah tangga.
Manahan M. P. Sitompul merupakan anak kedua dari sepuluh bersudara. Ia dibesarkan dari keluarga yang serba terbatas, namun orang tuanya mendidik anak-anaknya dalam mengikuti Pendidikan atau kegiatak kerohanian gereja dengan sangat ketat.
Dari pernikahannya dengan Hartaty CN Malau, Manahan M. P. Sitompul memiliki tiga orang anak yaitu Juristima P. Sitompul, Lawina M. Sitompul, serta Junistira H. Sitompul.
Riwayat Pendidikan
Manahan M. P. Sitompul menjalani pendidikan dasar sampai SMA di Medan. Ia bersekolah di SD Negeri IX Sibolaga dan lulus pada tahun 1966.
Manahan M. P. Sitompul kemudian melanjutkan sekolah ke SMP Nasrani medan dan lulus pada tahun 1969 sebelum kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Medan sampai tahun 1972.
Terbatasnya perekonomian keluarga membuat Manahan M. P. Sitompul bisa langsung melanjutkan kuliah.
Lulus dari SMA, Manahan M. P. Sitompul harus bekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan uang supaya bisa masuk kuliah.
Berbekal pengalaman kursus Bahasa Inggris selama tiga bulan, Manahan M. P. Sitompul kemudian mendaftarkan diri ke Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara (LPPU) dan berhasil diterima di Jurusan Fight Service Officer (FSO).
Manahan M. P. Sitompul kemudian menjalani diklat selama dua tahun untuk kemudian ditugaskan di Unit Keselamatan Penerbangan di Pelabuhan Udara Polonia Medan dengan status PNS Golongan II A dan ikatan dinas selama tiga tahun.
Karena sadar dengan posisi seperti itu kariernya maksimal hanya akan sampai golongan III B saja, maka Manahan M. P. Sitompul kemudian mencoba untuk melanjutkan pendidikannya.
Satu-satunya jurusan yang memungkinkan saat itu adalah Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) untuk kelas karyawan.
Akhirnya dengan segala keterbatasannya, Manahan M. P. Sitompul berhasil menamatkan kuliahnya dan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1982. (1)
Gelar S2 dan S3 juga ia ambil di USU. Manahan M. P. Sitompul mengambil Program Magister jurusan Hukum Bisnis dan lulus pada tahun 2001.
Ia juga mengambil Jurusan Hukum Bisnis ketika mengambil Program Doktoral di USU yang berhasil Manahan selesaikan pada tahun 2009.
Riwayat Karier
Kariernya di bidang hukum dimulai pada tahun 1986 ketika Manahan M. P. Sitompul dilantik menjadi hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe.
Beberapa kali Manahan M. P. Sitompul berpindah tempat kerja di Sumatera Utara sembari menyelesaikan kuliah S2-nya.
Pada tahun 2002, Manahan M. P. Sitompul kemudian diangkat sebagai Ketua PN Simalungun, namun setahun berselang ia dimutasi menjadi hakim di PN Pontianak sampai tahun 2005.
Pada tahun 2005, Manahan M. P. Sitompul kembali dipindah dan diangkat menjadi Wakil ketua PN Sragen.
Manahan M. P. Sitompul terus berpindah-pindah, pada tahun 2007, ia kembali dipindahkan menjadi Ketua PN Cilacap.
Pada tahun 2010, Manahan M. P. Sitompul kembali dipindah ke Manado, di sana ia diangkat menjadi Hakim Tinggi PT Manado.
Ia juga diminta untuk mengajar di Universitas Negeri Manado (UNIMA) dengan mata kuliah Hukum Administrasi Negara pada program pascasarjana.
Namun baru berjalan dua tahun, Manahan M. P. Sitompul kembali dipindahkan ke PT Medan pada tahun 2012.
Setelah dimutasi ke tempat kelahirannya, Manahan M. P. Sitompul kembali diminta untuk mengajar di Universitas Dharma Agung (UDA) dan Universitas Panca Budi (UNPAB) di program S2 untuk mata kuliah Hukum Kepailitan dan Hukum Ekonomi Pembangunan.
Pada tahun 2013, Manahan M. P. Sitompul kemudian mengikuti tes calon hakim agung, namun ia gagal di tahap akhir fit and proper test di DPR.
Masih di tahun yang sama, Manahan M. P. Sitompul kemudian mendapat panggilan dari Mahkamah Agung (MA) utnuk melakukan fit and proper test menjadi pimpinan Pengadilan Tinggi di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Manahan M. P. Sitompul akhirnya lolos dan membuatnya ditempatkan di Pengadilan Tinggi Pangkal Pinang sebagai wakil ketua pengadilan.
Pada tahun 2015, Manahan M. P. Sitompul mencoba peruntungan untuk mengikuti seleksi sebagai hakim konstitusi.
Setelah mengikuti berbagai proses seleksi yang super ketat, Manahan M. P. Sitompul akhirnya lolos sebagai hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi.
Manahan M. P. Sitompul dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada 28 April 2015.
Manahan M. P. Sitompul dilantik untuk menggantikan Muhammad Alim yang telah memasuki masa purnabakti pada 21 April 2015. (2)
Manahan menjabat sebagai hakim konstitusi untuk periode 2015 sampai 2020.
(TribunnewsWIKI/Widi)
ARTIKEL POPULER
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun
Cara Cek Nomor Telkomsel di HP
TONTON JUGA:
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Profil Kapten Andy Dahananto, Direktur Operasi IAT yang Jadi Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh
Minggu, 18 Januari 2026
Terkini Nasional
Reaksi Jokowi saat Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tak Minta Maaf Meski Bertemu di Kediamannya
Kamis, 15 Januari 2026
Seleb
Siapa Tommy Soeharto? Ini Sosok Ayah Mertua Patricia Schuldtz yang Jadi Sorotan
Rabu, 14 Januari 2026
Selebritis
Indro Warkop Kritik Keras Pelaporan terhadap Komika Pandji: Itu Kemunduran Cara Berpikir!
Minggu, 11 Januari 2026
Berita Terkini
Sosok Yai Imin, Eks Dosen UIN di Lingkungan Agamis yang Kini Tersangka Kasus Pornografi
Kamis, 8 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.