Rabu, 22 April 2026

Profil

Profil Dahnil Anzar Simanjuntak - Dosen Keuangan dan Kebijakan Publik Sekaligus Seorang Pengacara

Selasa, 28 Mei 2019 10:02 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dahnil Anzar Simanjuntak lahir di daerah terpencil, Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 10 April 1982.

Meski memiliki latar belakang organisasi Muhammadiyah, namun istri Dahnil Anzar Simanjuntak, Heni Novitasari merupakan putri seorang kyai Nahdlatul Ulama.

Hal ini membuat Heni Novitasari sempat ragu, namun setelah diyakinkan oleh ibunya, Heni Novitasari mantap untuk menikah dengan Dahnil Anzar Simanjuntak. (1)

Riwayat Pendidikan

Meski lahir di Kabupaten Langkat, namun Dahnil Anzar Simanjuntak menghabiskan masa kecilnya di Kuala Simpang, AcehTamiang.

Di sana lah Dahnil Anzar Simanjuntak menjalani pendidikannya mulai dari TK sampai SMP.

Dahnil Anzar Simanjuntak sekolah di TK Aisyiyah, kemudian melanjutkan ke SDN Sriwijaya dan SMPN Kuala Simpang.

Namun ketika masuk catur wulan 1 SMP, Dahnil Anzar Simanjuntak dan keluarganya pindah ke Sibolaga, Sumatera Utara dan menyelesaikan pendidikan SMP di sana.

Lulus dari SMP, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian ikut keluarganya pindah ke Tangerang, di sanalah dia mengenyam bangku SMA.

Lulus dari SMA, Dahnil Anzar Simanjuntak sangat ingin melanjutkan kuliah. Sayangnya keinginannya terkendala kurangnya dana.

Akhirnya bersama teman-temannya, Dahnil Anzar Simanjuntak membuka kursus Bahasa Inggris bernama Garis English Center Club (GECC).

Tidak hanya itu, demi mencukupi segala kebutuhannya, Dahnil Anzar Simanjuntak juga sempat menjadi tukang parkir.

Pada tahun 2000, seluruh keluarganya pindah lagi ke Medan, namun Dahnil Anzar Simanjuntak memutuskan untuk tetap merantau.

Akhirnya sang ayah membantu biaya untuk ia berkuliah. Dahnil Anzar Simanjuntak akhirnya melanjutkan ke STIE Ahmad Dahlan, Jakarta mengambil Akuntansi Publik.

Lulus dari STIE Ahmad Dahlan Jakarta, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian mendapat kesempatan untuk melanjutkan ke S2.

Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian melanjukan ke Universitas Indonesia dan mengambil Kebijakan Publik.

Lulus dari UI, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian mengmabil program doktoral di Universitas Diponegoro, Semarang mengambil fokus Ilmu Ekonomi.

Dahnil Anzar Simanjuntak berhasil menggondol gelar doktornya pada 2018 setelah menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Penggunaan Sistem Pengendalian Manajemen Berbasis Etika Muhammadiyah dalam Meningkatkan Kinerja UMKM”. (2)

Riwayat Karier

Berhasil meraih magister dari Universitas Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian bekerja sebagai dosen di Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

Selama menjadi dosen, Dahnil Anzar Simanjuntak juga harus membagi waktu karena ia juga tengah mengambil program doktoralnya di Universitas Diponegoro, Semarang.

Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian merambah ke dunia bisnis. Dahnil Anzar Simanjuntak dipercaya sebagai Komisaris sebuah perusahaan perkebunan bernama Utama Palm mandiri Sentosa.

Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak juga memiliki bisnis di bidang kuliner dan property.

Pada tahun 2009, Dahnil Anzar Simanjuntak didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sampai tahun 2014.

Pada periode selanjutnya, Dahnil Anzar Simanjuntak terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggantikan Dr. H. Saleh Partaonan Daulay, M.A.g., M.Hum., MA.

Dahnil Anzar Simanjuntak menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sejak 24 Desember 2014 sampai 29 November 2018.

Nama Dahnil Anzar Simanjuntak mulai dikenal masyarakat luas ketika mencuat aksi 212 pada 2016 yang menuntut Presiden Joko idodo memroses hukum Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang dulu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Wajah Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian sering menghiasi layar kaca dalam berbagai acara televisi.

Namanya semakin populer ketika ia didapuk menjadi Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada 2018.

Akibat menjadi juru bicara tim BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak yang saat itu berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya mengundurkan diri sebagai ASN. (3)

Dahnil Anzar Simanjuntak yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus korupsi dana kemah tersebut.

Dahnil Anzar Simanjuntak sendiri dalam pemeriksaannya mengaku telah mengembalikan uang senilai Rp 2 miliar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengklaim bahwa kasus tersebut merupakan sebuah rekayasa karena dirinya telah kritis terhadap pemerintah.

Di lain pihak, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membantah kalau kasus dugaan korupsi tersebut bukanlah rekayasa.

Argo mengungkapkan kalau kasus tersebut merupakan hasil gelar perkara setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. (4)

Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tiba di gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (7/2/2019). Dahnil Diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi berupa penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia, yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 2017 lalu.

Penelitian

Sistem Jaminan Sosial Tradisional (2007)

Evaluasi Pengelolaan Keuangan Zakat (2005)

Akuntabilitas Keuangan Partai Politik Di Provinsi Banten (2009)

Evaluasi Kebijakan Publik Bidang Pariwisata Di Provinsi Banten (2012)

Mengukur Potensi Investasi Di Provinsi Banten (2013)

Mitologi Akuntabilitas Keuangan Partai Politik Di Indonesia (2016)

Buku "Guru Kampung Berjuang Untuk Kesejahteraan" Tahun 2006. Penerbit M;Shoot Press

Buku "Akrobat Pembangunan; Telah Kritis Kebijakan Publik Lokal dan Nasional" Tahun 2011. Penerbit Paradigma Press

Buku "Dinasti Rente" Tahun 2014. Penerbit Booknesia Press

Buku "AKUNTABILITAS PUASA RAMADHAN" Tahun 2015. Penerbit PPPM Press

Publikasi

Guru Kampung Berjuang Untuk Kesejahteraan (2006) (M;Shoot Press)

Akrobat Pembangunan; Telah Kritis Kebijakan Publik Lokal dan Nasional (2011) (Paradigma Press)

Dinasti Rente (2014) (Booknesia Press)

Akuntabilitas Puasa Ramadhan (2015) (PPPM Press)

(TribunnewsWIKI/Widi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TRIBUNNEWSWIKI: Dahnil Anzar Simanjuntak

ARTIKEL POPULER:

Baca: Muhammad Alvin Faiz dan Muhammad Ameer Azzikra Bagi-bagi Tugas untuk Dakwah dan Kelola Pesantren

Baca: Bayi Lahir Tanpa Kulit di Sekujur Tubuhnya Mampu Bertahan Hidup hingga 6 Bulan, Aktif dan Bahagia

Baca: Soal Pertemuan AHY dengan Presiden Jokowi, SBY Ungkap akibatnya

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved