Sabtu, 11 April 2026

Tribunnews Update

Kewalahan Tangani Kebakaran, Israel Teriak Minta Bantuan Internasional untuk Padamkan Api

Kamis, 1 Mei 2025 18:45 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Israel meminta bantuan internasional untuk ikut serta memadamkan kebakaran di negaranya.

Diketahui kebakaran hutan meluas hingga membuat pemerintah menetapkan status darurat nasional.

Dikutip dari The Times of Israel pada Kamis (1/5/2025), Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar telah menghubungi mitranya di berbagai negara.

Baca: Tak Hanya Kebakaran, Israel Juga Dilanda Badai Pasir Dahsyat hingga Berdampak ke Markas Militer

Mulai dari Inggris, Prancis, Republik Ceko, Swedia, Argentina, Spanyol, hingga Azerbaijan.

Pemerintah mengakui bahwa sumber daya lokal kewalahan dalam menangangi kebakaran yang terus meluas.

Kantor Perdana Menteri, Kementerian Keamanan Nasional, dan Kementerian Luar Negeri sebelumnya juga telah meminta bantuan dari Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, dan Bulgaria.

Pemerintah menyebut, tiga pesawat "Superscooper" dari Italia dan Kroasia sedang dalam perjalanan menuju Israel untuk membantu operasi pemadaman.

Baca: Yerusalem Terbakar hingga Api Hampir Melahap Pemukiman Israel | Bom di Pinggir Jalan Ledakkan IDF

Rumania dan Spanyol juga telah mengonfirmasi akan mengirim masing-masing dua pesawat pemadam kebakaran.

Bencana ini membuat pemerintah terpaksa mengevakuasi penduduk di sepanjang Yerusalem-Tel Aviv dan untuk mencegah korban jiwa.

Total luas lahan yang terbakar mencapai 5.000 hektar yang sebagian besar adalah kawasan hutan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # perang # bencana # kebakaran # Israel # Yerusalem
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #perang   #bencana   #kebakaran   #Israel   #Yerusalem

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved