Tribunnews Update
Muak Perang Tak Kunjung Usai, 1.000 Tentara IDF Membelot dan Tuntut Netanyahu Bebaskan Sandera
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Setidaknya 1.000 tentara dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membelot.
Pasalnya ribuan tentara IDF itu muak hingga menolak dikirim ke medan perang.
Bahkan mereka memerangi dan menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu agar mengakhiri perang di Gaza.
Dikutip dari Tribunnews.com, mantan panglima militer Israel Dan Halutz turut menyerukan tuntuan tersebut pada Kamis (10/4).
Baca: Hamas Rilis Video Serangan 10 Rudal ke Kota Ashdod Israel, Ada yang Jatuh Hantam Permukiman
Dalam tuntutan 1.000 tentara IDF, mereka meminta agar tawanan Israel segera dipulangkan dari Gaza.
Tercatat sampai saat ini masih ada sekira 59 sandera yang ditahan di Jalur Gaza.
Dari angka itu diperkirakan sedikitnya 22 orang masih hidup.
Tentara IDF berharap para sandera bisa dibebaskan dalam tahap gencatan senjata kedua.
Namun secara mengejutkan, Netanyahu justru melanggar gencatan senjata dan kembali menyerang Gaza pada 18 Maret lalu.
Baca: MUI Ingatkan Baca Sejarah, Kritik Rencana Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke RI: Jangan Dikadali Israel!
Oleh sebab itu, mereka muak dan menuntut Netanyahu agar menghentikan serangan ke Gaza.
Di satu sisi, Netanyahu berdalih serangan itu dilakukan untuk menekan Hamas.
Namun tentara IDF justru menuduh serangan Israel ke Gaza hanya untuk kepentingan Netanyahu.
Menurut mereka perintah perang yang dirilis Netanyahu hanya membuat tentara Israel trauma lantaran dalam agresinya mereka dipaksa penggunaan taktik IDF.
Taktik-taktik IDF ini, disebutkan melanggar hukum internasional secara nyata yang justru menimbulkan trauma bagi kebanyakan personel Israel itu sendiri.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Muak Dipaksa Perang, Ribuan Tentara Cadangan Israel Desak Netanyahu Akhiri Serangan Gaza
# Tentara IDF # membelot # Netanyahu # sandera
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Usai Telepon dengan Trump, Netanyahu Adakan Rapat Kabinet, Bahas Potensi Perang Baru dengan Iran
3 jam lalu
Mancanegara
SAYEMBARA KONTROVERSIAL IRAN, Hadiah Fantastis Jika Bisa Habisi Trump dan Netanyahu
4 jam lalu
Mancanegara
Tak Main-Main! Iran Gelar Sayembara, Tawarkan Hadiah Rp1 Triliun Habisi Trump dan Netanyahu
4 jam lalu
Konflik Timur Tengah
5 WNI Ditahan Israel, MPR Minta Prabowo Lobi Trump Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.