Rabu, 29 April 2026

To The Point

Polisi yang Pukul Jurnalis saat Kawal Kapolri di Semarang Minta Maaf, Sempat Intimidasi Wartawan

Senin, 7 April 2025 16:24 WIB
Tribun Jateng

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Oknum polisi yang viral memukul hingga mengancam jurnalis di Semarang, Jawa Tengah akhirnya minta maaf.

Anggota Polri ini adalah Ipda Endry Purwa Sefa, Polisi yang menjadi Tim Pengamanan Protokoler Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (5/4/2025).

Sementara, korban adalah jurnalis dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar.

Saat itu, awak media tengah meliput kegiatan Kapolri di Stasiun Tawang, Kota Semarang.

Baca: Prabowo Pilih Santai Hadapi Perang Dagang Trump: Indonesia Siap Buka Perundingan

Situasi berubah tegang ketika salah satu ajudan Kapolri meminta para jurnalis mundur.

Namun, permintaan tersebut tidak disampaikan dengan cara yang sopan.

Sebaliknya, ajudan secara kasar mendorong para jurnalis dan humas yang ada di lokasi.

Hingga kemudian, beberapa jurnalis dipukul di bagian kepala oleh Endry.

Baca: Pencari Ikan Tewas Tenggelam di Waduk Kedung Ombo Sragen, Tim SAR Temukan Jasad di Dasar Waduk

Mereka kemudian diintimidasi dan diancam akan ditempeleng di sela acara.

Setelah aksi arogannya viral, Ipda Endry kini meminta maaf secara terbuka.

Ia mendatangi langsung Kantor ANTARA Semarang, pada Minggu (6/4/2025) malam.

(Tribun-Video.com/TribunJateng.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Inilah Tampang Ajudan Kapolri yang Pukul dan Ancam Jurnalis di Semarang, Dilakukan di Depan Kapolri

    
# polisi  # pukul  # jurnalis#  Semarang # minta maaf

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #polisi   #pukul   #jurnalis   #Semarang   #minta maaf

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved