Terkini Nasional

TNI AU akan Bangunkan Sahur Warga dengan Pesawat Tempur, Ini Tujuannya

Kamis, 9 Mei 2019 16:46 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kabar TNI Angkatan Udara (AU) akan membangunkan warga saat sahur menggunakan pesawat tempur ramai diperbincangkan publik.

Dilansir oleh TribunWow.com, kabar ini bermula ketika akun Twitter resmi TNI AU menyatakan akan mengadakan kembali tradisi tersebut jika tidak ada halangan, Selasa (7/5/2019).

Dalam unggahannya, TNI AU menyatakan bahwa tradisi membangunkan sahur pakai pesawat tempur bertujuan untuk mendekatkan TNI AU pada rakyat.

Adapun daerah yang bakal dilewati pesawat tempur saat sahur di antaranya:

1. Surabaya

2. Solo

3. Sragen

4. Klaten

5. Yogyakarta

6. Papringan

7. Wirobrajan

8. Gejayan

9. Tungkangan

10. Maguwo

11. Kotagede

12. dan sekitarnya

"Jika tak ada aral melintang di runway, Insyaallah akan diadakan lagi "tradisi" membangunkan #sahur pakai pesawat tempur buat Airmen di Surabaya, Solo, Sragen, Klaten, Jogja, Papringan, Wirobrajan, Gejayan, Tukangan, Maguwo, Kotagede, dsk.

"Tradisi" ini sebenarnya bertujuan untuk lebih mendekatkan #TNIAU kepada rakyat.

Tagar #jauhdilangitdekatdihati akan kami buktikan dengan menyemarakkan #sahur di bulan penuh rahmat dan ampunan ini.

Apakah afterburner atau sonicboom?

Entahlah. Asal jangan ada yang minta Mk-82," tulis TNI AU.

Lebih lanjut, TNI AU menyatakan bahwa akan segera mengumumkan informasi mengenai jadwal tradisi ini jika sudah siap.

"[PENTING] Membangunkan #sahur bukan misi utama tapi melatih profesionalisme pilot tempur #TNIAU agar mampu terbang di segala waktu karena musuh bisa menyerang kapan saja.

Di samping itu, jadwal masih dicari waktu yang tepat. #Airmin akan informasikan jika sudah siap. #Ramadan," tulis TNI AU.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Subdinas Penerbangan Umum AU Kolonel Sus M Yuris mengatakan bahwa terbang saat subuh atau jam sahur selama Ramadan menjadi opsi paling mungkin untuk melatih kemampuan terbang malam TNI AU.

Hal tersebut lantaran para pilot pesawat tempur yang sedang berpuasa dilarang menerbangkan pesawat di atas pukul 10 pagi.

"Pukul 10.00 pagi adalah batas waktu yang diberikan oleh tim medis untuk terbang di saat puasa karena lebih dari waktu itu, kadar gula darah sudah menurun dan tidak fit untuk terbang kecuali membatalkan puasa jika diperlukan," ujar Yuris, Rabu (8/5/2019).

Yuris menerangkan, saat berpuasa, para penerbang diperkenankan untuk siap siaga operasi saja.

Mereka tidak diperkenankan menerbangkan pesawat kecuali keadaan darurat dan membatalkan puasanya.

"Bagi penerbang tempur Muslim, jika ingin tetap berpuasa, mereka hanya boleh standby operasi setelah pukul 10.00 pagi kecuali dalam keadaan darurat yang mengharuskan scramble," ujar Yuris.

Penerbangan saat subuh menjadi kombinasi yang tepat.

Selain melatih para TNI AU, juga bisa membangunkan warga ketika sahur.

Diketahui, suara bising pesawat tempur yang terbang rendah di atas permukiman warga kemungkinan bisa membuat masyarakat terbangun saat waktu sahur.

"Ada sequence training yang mengharuskan penggunaan afterburner, dan ini suaranya menggelegar pada ketinggian rendah," ungkap Yuris. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Viral TNI AU akan Bangunkan Sahur Warga dengan Pesawat Tempur, Ini Daftar Daerah yang Dilewati

ARTIKEL POPULER:

Baca: Pesepakbola Meninggal karena Minum Air Dingin setelah Bertanding, Dokter Beri Penjelasan

Baca: Penertiban Hunian Liar di Kampung Tambakrejo, Petugas dan Warga Saling Dorong

Baca: Viral Satpol PP Pasang Spanduk Hanya untuk Non Muslim di Warung Makan yang Buka Siang Hari

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Octavia Monica Putri
Sumber: TribunWow.com
Tags
   #TNI AU
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved