Kamis, 23 April 2026

Nasional

Dianggap Banyak Berpolitik! Prabowo Didesak Copot Kapolri, Pengamat Sentil Jokowi

Sabtu, 8 Maret 2025 15:39 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto didesak untuk mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Desakan itu disampaikan oleh pengamat politik Ray Rangkuti pada Jumat (7/3).

Menurut Ray, Kapolri terlalu banyak terlibat dalam politik praktis.

Bahkan Ray menyebut Jenderal Listyo Sigit lebih berbakat berpolitik ketimbang mengemban jabatan sebagai aparat penegak hukum.

Baca: Viral Aksi Warga Berebut BBM Tumpah di SPBU Konawe Selatan, Insiden Disebut Bak Rezeki Tak Terduga

"Saya lihat, Pak Listyo ini bakat politiknya jauh lebih kuat dibandingkan bakat sebagai aparat penegak hukumnya. Oleh karena itu saya berharap presiden segera membebaskan Pak Listyo dari tugasnya sebagai Kapolri," kata Ray.

Ray mengaku telah mendesak Presiden Prabowo untuk mengevaluasi kinerja Kapolri.

Namun menurutnya evaluasi itu akan sulit terealisasi karena Kapolri dekat dengan Presiden ke-7 Joko Widodo.

Baca: Mobil Tangki Air Tiba-tiba Mundur dan Terbalik di Liliba Kupang, Sopir Ngaku Merasakan Rem Kosong

Ray curiga jabatan Kapolri menjadi salah satu posisi yang dijadikan bahan kompromi Prabowo dan Jokowi.

Kecurigaan itu muncul lantaran Jenderal Listyo Sigit telah menjabat sebagai Kapolri selama hampir lima tahun.

"Artinya mungkin beberapa program Pak Jokowi mandek di era Prabowo tapi soal Kapolri masih tetap dijabat oleh Pak Sigit gitu ya," ucapnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Sebut Kapolri Banyak Terlibat Politik Praktis, Choirul Anam Kompolnas Berbeda Pandangan


#Kapolri # politik # Jokowi # Prabowo 

Editor: Damara Abella Sakti
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Kapolri   #politik   #Jokowi   #Prabowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved