Tribun Video Update
4 dari 369 Sandera yang Dibebaskan dari Israel dalam Kondisi Kritis, Ungkap Kesadisan di Penjara
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kondisi empat dari total 369 sandera yang dibebaskan dari Israel berada dalam kondisi kritis.
Sementara itu, beberapa tahanan Palestina membeberkan 'kesadisan' saat berada di dalam penjara di Israel.
Mengutip Tribunnews pada (16/2), kondisi kritis itu merupakan pengumuman dari Bulan Sabit Merah Palestina.
Perlu diketahui, momen serah terima sandera telah dilakukan pada Sabtu (15/2/2025) waktu setempat.
Baca: Tahanan Palestina Bakar Baju Berlogo Bintang Daud yang Dipaksa Pakai saat Bebas Penjara Israel
Namun, empat dari total 369 yang dibebaskan dilaporkan oleh Bulan Sabit Merah Palestina, dalam kondisi kritis.
Keempatnya lantas dibawa ke rumah sakit di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, untuk mendapatkan perawatan.
Dikabarkan bahwa banyak warga Palestina yang dibebaskan menunjukkan tanda-tanda fisik yang memprihatinkan.
Banyak di antaranya kehilangan berat badan secara drastis, dan beberapa bahkan kesulitan berjalan akibat kondisi fisik yang buruk.
Diklaim, disebabkan oleh penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi kepada mereka.
Dari laporan Kantor Media Tahanan Palestina, kondisi yang dialami oleh para tahanan yang dibebaskan menunjukkan tingkat pelanggaran hak asasi manusia yang serius.
Dengan begitu, beberapa mantan tahanan menceritakan kesadisan yang mereka alami di penjara Israel.
Satu di antaranya adalah Hazem Rajab, warga Palestina yang dibebaskan.
Ia mengungkapkan pengalaman buruknya.
Rajab menceritakan bahwa sejak awal penangkapannya pada Desember 2023, ia dan lainnya dipukuli dengan sangat brutal.
"Orang Israel mengatakan kepada kami, 'Selamat datang di neraka'. Itu benar-benar neraka," kenangnya.
Baca: Dipaksa Pakai Kaus Berlogo Israel, Tahanan Palestina yang Bebas Langsung Bakar Pakaian
Selain itu, Mohammed el-Halabi, mantan kepala World Vision di Gaza, dipenjara selama hampir sembilan tahun sebelum akhirnya dibebaskan pada Sabtu (15/2/2025).
El-Halabi mengungkapkan bahwa ia dihukum tanpa bukti yang jelas.
Juga, menjadi sasaran penyiksaan fisik serta psikologis, yang semakin parah sejak dimulainya perang di Gaza.
Selama masa penahanannya, ia mengalami kelaparan setiap hari dan hanya diberikan makanan berkualitas rendah sehari sekali.
Berat badan el-Halabi turun drastis dari 95 kilogram menjadi hanya 45 kilogram.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sandera yang Dibebaskan Israel Ungkap Kengerian di Penjara, 4 dari 369 Tawanan dalam Kondisi Kritis
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Aksi Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Pakai Palu Godam Viral hingga Disorot
8 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Pakai Palu Godam, Pihak Militer Janji Tindak Tegas
1 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Peluk Erat Netanyahu, Presiden Argentina Tegaskan Dukung Israel & Amerika Serikat Perang Lawan Iran
2 jam lalu
Mancanegara
Presiden Brasil Ngamuk! Kecam AS, Israel & Uni Eropa soal Ketegangan di Timur Tengah
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.