Minggu, 19 April 2026

Mancanegara

Marahnya Palestina, Israel Caplok Tepi Barat dan bakal Diubah Menjadi Yudea dan Samaria

Selasa, 11 Februari 2025 16:33 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam langkah parlemen Israel karena menyetujui RUU untuk mengganti istilah "Tepi Barat" menjadi "Yudea dan Samaria." 

Keputusan itu sebagai eskalasi serius yang bertujuan untuk mencaplok wilayah yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengutuk persetujuan oleh Komite Kabinet Knesset untuk Legislasi atas rancangan undang-undang tersebut.
Kementerian menggambarkan RUU tersebut sebagai "eskalasi berbahaya dari tindakan sepihak ilegal Israel.

Dalam hal ini membuka jalan bagi aneksasi penuh Tepi Barat, penerapan hukum Israel dengan kekerasan, dan pelemahan sistematis terhadap kemungkinan pembentukan negara Palestina dan penyelesaian konflik melalui cara politik yang damai.

"Undang-undang ini, bersama dengan tindakan pendudukan lainnya, tidak menciptakan hak yang sah bagi Israel atas tanah Negara Palestina. Undang-undang ini batal demi hukum, ilegal, dan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi PBB, yang menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas regional dan global," tambah pernyataan tersebut.

Kementerian tersebut juga mendesak semua negara untuk mengkondisikan hubungan mereka dengan Israel berdasarkan kepatuhannya terhadap hukum internasional dan kepatuhan terhadap resolusi PBB.

(Tribun-Video.com/Aa.com.tr)

Artikel ini telah tayang dengan judul, Israel’s Smotrich vows escalation against Palestinians in West Bank, threatens Gaza-like fate

#israel #benjaminnetanyahu #gaza #palestine

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Agilio OktoViasta
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Palestina   #Israel   #RUU

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved