LIVE
LIVE: Netanyahu Usir Badan Kemanusiaan Palestina, Hamas Rekrut 15.000 Orang, 4 Sandera Israel Bebas
TRIBUN-VIDEO.COM - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) diminta angkat kakaki dari kantor pusatnya yang berada di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem oleh Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.
Perintah itu disampaikan oleh Netanyahu lewat sebuah surat yang ditujukan kepada Kepala Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.
Dalam surat itu netanyahu mengatakan bahwa UNRWA wajib menghentikan operasinya dan mengosongkan kantor operasionalnya di Yerusalem paling lambat tanggal 30 Januari 2025.
Perintah itu disampaikan Netanyahu seusai anggota parlemen Israel meloloskan undang-undang yang melarang UNRWA beroperasi di Israel dan Yerusalem timur.
UNRWA juga dilarang untuk menjalankan operasinya di sektor kota yang dianeksasi oleh Israel setelah Perang Enam Hari tahun 1967.
Baca: Taktik Bunglon Hamas Panen Senjata Israel Jadi Tantangan Besar, AS Perintahkan Stop Bantuan Asing
Baca: Hamas Rekrut 15.000 Anggota Baru sejak Perang Gaza, Intel AS: Tantangan Berat bagi Israel
Namun parlemen Israel tidak melarang badan tersebut beroperasi di Gaza atau Tepi Barat.
Pengusiran UNRWA sebenarnya sudah lama di usulkan oleh Netanyahu, bahkan Ekstremis Israel turut membakar lahan di sekitar markas besar UNRWA agar badan itu angkat kaki dari Yerusalem.
Akan tetapi pimpinan Israel baru menemukan celah untuk melakukan hal itu sekarang.
Netanyahu berdalih pengusiran UNRWA dilakukan karena badan itu menggunakan tanah kantor tersebut tanpa persetujuan Departemen Pertanahan Israel.
Selain itu Israel menuding pegawai UNRWA berkontribusi terhadap serangan “Banjir Al-Aqsa” pada 7 Oktober 2023 lalu, dan bahwa “sistem pendidikan badan tersebut mendukung terorisme dan kebencian.”
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Netanyahu Usir UNRWA dari Yerusalem, Diberi Waktu Kosongkan Kantor hingga Akhir Januari
#hamas #hamasvsisrael #idf #sandera
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Netanyahu Mengklaim Sempat Sakit Kanker Prostat, Pilih Tunda Hasil Diagnosis karena Perang Iran
11 jam lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Mengklaim Sempat Sakit Kanker Prostat, Pilih Tunda Hasil Diagnosis karena Perang Iran
14 jam lalu
Tribunnews Update
Israel Klaim Terus Koordinasi dengan AS, Netanyahu Tegaskan Tentang Langkah Damai dengan Lebanon
14 jam lalu
Berita Terkini
Netanyahu Akui Idap Kanker Prostat, Sengaja Sembunyikan Pengobatan Demi Lawan Propaganda Iran
1 hari lalu
Tribun Video Update
Serangan Skala Besar & Hari Berdarah Kembali Terjadi di Wilayah Gaza, Sembilan Warga Palestina Tewas
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.