Sabtu, 18 April 2026

Terkini Nasional

Temuan Mesin Cetak Uang Palsu Seharga Rumah saat Bongkar Pabrik Uang Palsu di UIN

Jumat, 20 Desember 2024 16:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 17 tersangka kasus uang palsu UIN Alauddin telah ditahan. Dari 17 tersangka ada dua pegawai UIN, yaitu Kepala Perpustakaan Dr Andi Ibrahim yang disebut sebagai bos besar percetakan uang palsu dan pegawai honorer MB (40).

Beberapa tersangka ditangkap di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (16/12/2024) malam.

MB seorang pegawai honorer UIN Makassar.

TA dan MMB, merupakan ASN di Pemprov Sulbar. IH seorang penjahit pakaian. WY seorang wiraswasta.

Baca: Terkuak Produksi Uang Palsu di UIN Makassar, Digunakan untuk Money Politik saat Pilkada 2024

Sementara dua dari 17 tersangka adalah pegawai bank pelat merah.

Ditemukan Alat pencetak uang palsu di Perpustakaan UIN Alauddin,

Mesin cetak uang palsu diperkirakan berbobot dua ton dibeli seharga Rp 600 juta, didatangkan langsung dari China lewat Surabaya.

"Alat besar itu senilai Rp600 juta di beli di Surabaya namun di pesan dari China, alat itu dimasukkan salah satu tersangka inisial AI ke dalam salah satu kampus di Gowa," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Wibisono saat konferensi pers di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024) siang.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Peran Prof Hamdan Bongkar Pabrik Uang Palsu di UIN, Kapolres: Butuh Waktu Lama Jika Prof Tak Bantu

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mesin Pencetak Uang Palsu di UIN Makassar dari China, Harganya Fantastis, Terungkap Sang Investor

# UIN Alauddin # perpustakaan # uang palsu # UIN Makassar # pabrik uang palsu

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Bayu Pratama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved