HOT TOPIC
Geng IDF Disergap Hizbullah Digempur Rudal 2 Jam, Iran Siap Balas Serangan Israel hingga Ancam AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan perlawanan di Lebanon, Hizbullah menyerang pertemuan pasukan pendudukan di Gerbang Fatima selama empat kali berturut-turut.
Serangan tersebut menyebabkan tentara rezim Zionis mengalami luka-luka.
Serangan dimulai pukul 06.30 pagi waktu setempat, Hizbullah menghadapi pasukan pendudukan Israel di garis depan di selatan negara itu dengan rudal dan artileri,
Dengan menggunakan peluncur rudal, kelompok perlawanan sekali lagi menargetkan kumpulan pasukan pendudukan di Gerbang Fatima pada pukul 07.00 pagi.
Lima belas menit kemudian, pejuang perlawanan untuk ketiga kalinya menargetkan kumpulan pasukan pendudukan di Gerbang Fatima.
Dikutip dari Al-Mayadeen, serangan juga dilakukan dengan peluncur rudal.
Kemudian Mujahidin kembali dan menargetkan pertemuan pendudukan di Gerbang Fatima untuk keempat kalinya dengan serangan rudal pada pukul 08.00 pagi.
Pada saat yang sama, Mujahidin Perlawanan Islam mengebom pemukiman Kiryat Shmona dengan sebuah rudal.
Sebelum menyerang, mereka telah memperingatkan agar para pemukim di Kiryat Shmona segera mengungsi.
IDF pun mengakui terbunuhnya lima tentara mereka.
Sementara belasan tentara lainnya luka-luka.
Sementara itu, serangan Israel yang menyasar wilayah Iran pada Jumat (25/10/2024) membuat Presiden Iran, Masoud Pezeshkian marah.
Pezeshkian menyebut, pihaknya akan memberikan tanggapan proporsional terhadap agresi rezim Zionis.
Dikatakan Pezeshkian, pihaknya sebenarnya tak menginginkan adanya peperangan.
Namun karena adanya serangan Israel, Pezeshkian berjanji akan melancarkan balasan demi membela hak-hak rakyatnya.
Dengan tegas, ia juga mengatakan bahwa Iran dan rakyatnya tidak akan mundur melawan agresor mana pun.
“Kami tidak menginginkan perang, tetapi kami akan membela negara kami dan hak-hak rakyat kami. Kami akan memberikan tanggapan yang proporsional terhadap agresi oleh rezim Zionis," kata Pezeshkian, dikutip dari Irna International.
Diketahui, akibat serangan Israel, empat anggota angkatan bersenjata Iran terbunuh.
Pezeshkian turut menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga mereka.
Dalam sambutannya, Pezeshkian berbicara tentang kejahatan yang terus dilakukan oleh rezim Israel terhadap rakyat Gaza dan Lebanon.
Menurutnya, serangan Israel terhadap Iran, Gaza dan Lebanon selama ini didukung oleh Amerika Serikat.
Lebih lanjut dikatakannya, AS telah menerapkan standar ganda dalam peperangan ini.
Pasalnya, Washington mengaku membela kebebasan dan hak asasi manusia, namun diwaktu bersamaan mereka bungkam atas pembunuhan puluhan ribu wanita dan anak-anak di Gaza.
Ia lantas memperingatkan AS apabila terus mendukung agresi Israel.
Dikatakannya, ketegangan akan terus meningkat.
"Ketegangan akan meningkat jika rezim Zionis melanjutkan agresi dan kejahatannya, AS memprovokasi rezim tersebut untuk melakukan kejahatan ini," tegasnya.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Tak Gentar Hadapi Agresi Israel, Pezeshkian: Kami Siap Bela Hak dan Keamanan Negara
#israel #palestine #gaza #hamas #hizbullah #idf #iran #lebanon #zionis #tentaraidf #rudal
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Momen Trump Disambut Meriah saat Tiba di China, Sempat Hentikan Langkah dan Kepalkan Tangan
Rabu, 13 Mei 2026
Berita Terkini
Iran Beri Ultimatum Keras! Ancam Serang Kapal Perang Inggris dan Prancis di Selat Hormuz
Rabu, 13 Mei 2026
Tribunnews Update
Momen Menteri Israel Cekcok dengan Warga Suku Arab, Dipicu Masalah Keamanan dan Dugaan Penghasutan
Rabu, 13 Mei 2026
Tribunnews Update
Iran Gelar Latihan Militer Skala Besar seusai Proposalnya Ditolak Trump, Fokus Operasi Helikopter
Rabu, 13 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Intelijen AS Sebut Iran Bangkit, Inggris Kirim Jet! Italia Siaga di Teluk
Rabu, 13 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.