Local Experience
Jasa-jasa Djuanda Kartawijaya, Keluarkan Deklarasi Peneguhan Kedaulatan Indonesia di Laut
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Puncak karir politik Djuanda Kartawijaya adalah saat menjadi Perdana Menteri Indonesia yang ke-10 yaitu pada periode 9 April 1957 sampai 6 Juli 1959.Â
Saat menjadi Perdana Menteri inilah Djuanda mencetuskan Deklarasi Djuanda yang intinya berisi penegasan kedaulatan Indonesia atas wilayah lautnya.Â
Deklarasi Djuanda dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957.Â
Dalam deklarasi itu ditegaskan bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara, dan di dalam kepulauan Indonesia.Â
Wilayah laut itu semuanya masuk menjadi satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI).Â
Sebelum adanya Deklarasi Belanda, wilayah Indonesia mengacu pada Peta Kolonial Belanda yang disebut Teritoriale Zeeen en Maritieme Kringen Ordonantie (TZMKO) terbitan 1939.Â
Dalam peta itu, luas laut Indonesia hanya 3 mil, sehingga wilayah Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Flores, Laut Arafuru, dan sebagainya menjadi laut bebas atau perairan internasional.Â
Diketahui, perairan internasional adalah zona bebas yang bisa dilalui oleh kapal-kapal dari berbagai negara, tanpa perlu izin dari pemerintah Indonesia.Â
Kondisi itu dipandang berbahaya, karena Indonesia seolah tidak sebagai satu kesatuan. Padahal terdapat 17 ribu pulau yang menjadi bagian Indonesia.
Indonesia menyatakan sebagai negara kepulauan yang memiliki corak tersendiri. Wilayah laut di kepulauan nusantara merupakan kedaulatan mutlak Indonesia. Batas teritorial laut Indonesia sepanjang 12 mil diukur dari titik terluar pulau.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Djuanda Kartawijaya, Pahlawan Nasional Asal Tasikmalaya yang Namanya Diabadikan Jadi Bandara Surabaya
Program: Local Experience
Editor Video: Damara Abella Sakti
Video Production: Damara Abella Sakti
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Walaupun Tidak Ada Perang Besar di Cilacap, Belanda Tetap Membangun Benteng Pendem
1 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.