Local Experience
Sejarah Makanan Soto di Indonesia, Pertama Kali Populer di Semarang
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Dikutip dari Indonesia.go.id, Ari mengatakan dari sebuah catatan kaki yang ditulis Indonesianis asal Prancis Denys Lombard, soto berasal dari makanan populer abad ke-19 yang aslinya bernama caudo atau jao to.
Dalam dialek hokian, caudo atau jao to berarti 'rerumputan' jeroan atau jeroan berempah. Lombard menyebut caudo pertama kali populer di Semarang di abad ke-19.
Hal yang hampir sama juga disampaikan seorang peneliti lain, Aji "Chen" Bromokusumo. Ia mengatakan soto bersal dari kata shao du atau sao tu yang berarti memasak jeroan.
Dari dua makna tersebut, makanan tersebut adalah makanan yang berbahan dasar utama perut binatang, jeroan yang kaya akan kaldu, lemak, berempah dan harum.
Jao to kemudian dikenalkan ke masyarakat asli Indonesia. Sebelumnya orang China banyak menggunakan daging babi atau jeroan babi. Namun karena banyak warga yang beragama islam, maka babi ddiganti dengan jeroab sapi, kerbau, atau ayam.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Asal-usul Soto, Tumbuh di Kelas Bawah hingga Tercatat di Buku Resep yang Digagas Bung Karno
Program: Local Experience
Editor Video: Raka Salendra Hariawan
#soto #kuliner #sejarah
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Manasik Haji Anak di JungleSea Lampung, Belajar Ibadah Sekaligus Wisata dengan Fasilitas Lengkap
Senin, 1 Juni 2026
Local Experience
Budidaya Ikan Mas Berok asal Citorek yang Harganya Jutaan Rupiah
Senin, 1 Juni 2026
Local Experience
Pantaiku Parepare Jadi Wisata Favorit Keluarga, Tawarkan Wahana Air dan Kuliner UMKM Lokal
Senin, 1 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.