Local Experience
RTP Parapat Jadi Salah Satu Destinasi Wisatawan untuk Menikmati Senja
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah kawasan yang kerap menjadi tempat wisatawan mampir saat berada di Parapat adalah Ruang Terbuka Publik (RTP) kawasan Pantai Bebas Parapat, Sumatera Utara.
Tempat dengan luas kurang lebih 10.150 meter persegi ini kerap dijadikan warga lokal atau wisatawan yang sedang berkunjung menjadi tempat persinggahan atau justru sekadar bersantai di sore hari.
Bentangan luas Danau Toba, salah satu danau vulkanik terbesar di dunia yang diwarnai keindahan matahari terbenam, menambah nilai plus RTP Parapat sebagai destinasi yang memanjakan mata kala sore hari.
Tak jarang, RTP Parapat kerap dijadikan tempat berfoto oleh masyarakat setempat maupun wisatawan, seperti hal ya Namira dan Nia yang tampak menghabiskan waktu berdua sambil mengambil gambar di pinggiran Danau Toba.
“Biasanya kita keliling-keliling disini sambil nungguin sunset, beli jajanan terus dimakan di pinggiran Danau Toba sambil selfie-selfie juga, kak,” ucap Namira dan Nia, warga yang tinggal di daerah Girsang, Sipangan Bolon, Simalungun, Sumatera Utara.
Namira mengatakan, tak jarang wisatawan juga mampir ke Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat untuk sekadar melihat pemandangan matahari terbenam di tepian Danau Toba.
“Di sini juga sering wisatawan mampir untuk melihat sunset kak, karena langit disini indah sekali, apalagi di waktu sore,” sambung Namira.
Dua wanita berhijab ini pun menyebutkan beberapa pilihan hotel yang berada di dekat RTP Parapat.
“Di sini ada beberapa hotel yang dekat sekali dengan RTP Parapat, kak. Seperti Hotel Niagara, Atsari Hotel, ada juga Hotel Khas Parapat,” ucapnya.
Selain menikmati indahnya matahari terbenam di pinggiran Danau Toba, Nia mengatakan tak jarang anak muda setempat bersantai di kafe yang tak jauh dari RTP Parapat, yaitu La Pinus Damasus.
“Biasanya anak muda di sini setelah menikmati sunset di RTP Parapat, malamnya mereka lanjut nongkrong di Cafe La Pinus Damasus, kak. Viewnya bagus, langsung menghadap ke Danau Toba,” kata Nia.
Diketahui, La Pinus Damasus Bistro & Resto terdapat di Jalan Lintas Parapat Panatapan Sibaganding, Parapat. Sebuah kafe dengan nuansa asri pepohonan ini pun berhadapan langsung dengan luasnya Danau Toba.
Bernyanyi di tepian Danau Toba
Selain berswafoto dengan latar belakang indahnya matahari terbenam di tepian Danau Toba, terdapat pula kegiatan lain yang kerap dilakukan warga sekitar di RTP Parapat. Satu di antaranya ialah bernyanyi.
Evri, Desrika dan Nora Purba merupakan tiga mahasiswa yang sedang balik ke kampung halaman, di Parapat.
Ketiga wanita ini dengan syahdunya menyanyikan lagu rohani Batak bertajuk ‘Marlojong Au O Tuhan’ yang dipopulerkan oleh Rany Simbolon.
Diketahui, lagu ini mencerminkan rasa syukur, pengharapan, dan penyerahan diri kepada Tuhan. Marlojong, dalam bahasa Batak berarti ‘berpaling’ atau ‘menghadap’, sehingga makna lagu ini adalah sebuah ungkapan keinginan untuk mendekatkan diri dan memohon pertolongan Tuhan dalam kehidupan.
Menghadap indahnya sunset Danau Toba, ketiganya pun melantunkan lagu penuh makna ini dengan rasa sukacita.
Program: Local Experience
Editor Video: yohanes anton kurniawan
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Medan
Live Update
Wisata Parapat Sumut Mendadak Jadi Lautan Lumpur, Air Bah Meluncur dari Bukit, Hantam Pusat Kota!
Senin, 17 Maret 2025
Local Experience
Wajah Baru Alkid Solo: Revitalisasi Alun Alun Kidul Keraton, Kini Lebih Tertata dan Nyaman
Kamis, 13 Maret 2025
Local Experience
Camilan Pesang Pisang Mamuju UMKM Kota Mamuju yang Rasanya ManjakanLidah
Jumat, 28 Februari 2025
Local Experience
Khanduri Laot, Keindahan Tradisi Aceh Turun-temurun yang Tetap Hidup di Leupung
Kamis, 27 Februari 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.