Senin, 12 Mei 2025

TRIBUNNEWS UPDATE

Pangkalan Militernya Rusak akibat Rudal-rudal Iran, Menhan Israel Serukan Serangan Balas Dendam

Senin, 7 Oktober 2024 18:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengunjungi pangkalan udara militer Nevatim pada Minggu (6/10/2024).

Pangkalan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat serangan rudal Iran pekan lalu.

Dikutip dari The Times of Israel, Gallant mengatakan bahwa serangan Iran belum menggores kemampuan Angkatan Udara.

Ia mengklaim, kerusakan yang ditimbulkan sangat kecil yakni hanya pada gedung perkantoran dan pemeliharaan.

Tidak ada satu pun pesawat tempur maupun skuadron yang rusak akibat rudal Iran.

Meski begitu, Gallant bersumpah akan membalas serangan musuh dengan cara dan waktu yang tepat.

"Iran bahkan belum menggores kemampuan Angkatan Udara. Tidak ada satu skuadron pun yang rusak, tidak ada satu pesawat pun yang rusak," kata Gallant.

Sebelumnya, Iran mengklaim berhasil menghancurkan sejumlah pesawat tempur F-35 Israel di pangkalan Nevatim.

Foto kehancuran fasilitas di pangkalan juga terekam oleh citra satelit beberapa hari pascaserangan.

Selain Nevatim, pangkalan militer Israel yang juga terdampak serangan adalah Tel Nof.

Namun, Israel lagi-lagi mengklaim bahwa kerusakan yang ditimbulkan tidak mempengaruhi fungsi Angkatan Udara.

Menurut laporan berbagai media, jumlah rudal yang diluncurkan Iran antara 180-200.

Ini adalah serangan balas dendam atas pembunuhan pemimpin Hamas dan pemimpin Hizbullah.

(Tribun-Video.com)

Baca: Tepat Setahun Serangan Israel di Gaza, Netanyahu Besumpah Serang Iran & Bawa AS Terjun Perang

Baca: Netanyahu Resmi Putuskan Israel Serang Balik Iran tapi Masih Rahasiakan Waktunya, Serangan Kejutan?

#afp #israel #israelpalestineonflict #pangkalanmiliter #rudal #iran #internasional #international #beritainternasional

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #rudal   #Iran   #Balas dendam

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved