Selasa, 14 April 2026

VIRAL NEWS

UPDATE Israel-Hamas: Netanyahu Dinilai Abaikan Sandera hingga Inggris Tangguhkan Ekspor Senjata

Rabu, 4 September 2024 13:48 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Partai Persatuan Nasional Benny Gantz menyerukan Israel agar lebih mementingkan kondisi para sandera ketimbang koridor Philadelphia.

Dalam pidatonya pada Selasa (3/9) malam, Gantz mengatakan, meski menguasai kawasan perbatasan Gaza-Mesir menjadi tujuan penting untuk mencegah Hamas menyelundupkan senjata, namun Israel bisa kembali ke daerah tersebut jika dianggap perlu.

Gantz lantas menuding Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tak benar-benar melindungi para sandera yang kini ditawan di Gaza.

Baca: UPDATE Hari ke-334 Perang Gaza: IDF Setuju Mundur dari Koridor Philadelphia | 6 Bos Hamas Didakwa AS

Tak hanya itu, Netanyahu juga tak akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Lebih lanjut Gantz meminta Netanyahu untuk mundur jika tak dapat menahan tekanan internasional.

Selain itu, Gantz juga menyerukan pemilihan umum baru.

Baca: Netanyahu Diminta Mundur dari Jabatan, Dianggap Jadi Ancaman untuk Militer Israel

Menurut Gantz, ancaman nyata bagi Israel bukanlah koridor Philadelphia, melainkan Iran dan jaringan proksinya.

Gantz mengklaim lembaga keamanan Israel telah mengusulkan sistem penghalang bawah tanah untuk melawan upaya penyelundupan.

Namun usulan ini sengaja ditunda oleh Netanyahu.

Gantz mengatakan, penyebab utamanya bukan soal Philadelphia tapi kurangnya keputusan strategis.

(Tribun-Video.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di sini

# TribunBreakingNews # Konflik Palestina Vs Israel # perang # sandera # Benny Gantz # Ekspor senjata # Zionis # Hamas # Gaza # IDF # Philadelphia

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved