HOT TOPIC
Israel Utara Digempur Roket & Drone Hizbullah hingga Netanyahu Diamuk dan Didemo Keluarga Sandera
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Israel dilaporkan telah kehilangan wilayah di Utara.
Mengingat, puluhan roket dan drone Hizbullah menggempur Katzrin di wilayah Dataran Tinggi Golan.
Mengutip Al Mayadeen pada (21/8), imbas serangan, media Israel melaporkan lima warga Israel terluka dan beberapa bangunan rusak parah.
Apalagi, kebakaran hebat juga melanda wilayah di Katzrin di Dataran Tinggi Golan.
Mengingat, lebih dari 60 roket ditembakkan dari Lebanon ke wilayah tersebut.
Serangan puluhan roket itu diketahui juga memicu sirene berbunyi berulang kali di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Sementara, sebuah roket dikabarkan mendarat di dekat Nahariya tanpa memicu sirene berbunyi.
Perlu dicatat bahwa ledakan juga terdengar di Safad.
Baca: Gudang Senjata di Lebanon Dibakar IDF, Hizbullah Murka Balas Serang Israel Pakai 115 Roket Rusia
Terbaru, Hizbullah juga meluncurkan serangan dengan target adalah pangkalan Tsnobar di Golan Suriah yang diduduki dengan salvo roket Katyusha.
Serangan terbaru itu menandai serangan kedua Hizbullah terhadap pangkalan Tsnobar sejak Hizbullah memulai operasinya di Utara.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali dihujani protes oleh para keluarga sandera Israel.
Protes ini pecah, tepat setelah pasukan pertahanan Israel (IDF) mengumumkan telah menemukan 6 tawanan tewas di terowongan Khan Younis di Jalur Gaza pada Senin (19/8/2024) waktu setempat, lalu.
Adapun daftar identitas enam mayat tersebut diantaranya Alex Dancyg (75), Yagev Buchshtav (35), Chaim Peri (79), Yoram Metzger (80), Nadav Popplewell (51), dan Avraham Munder (78).
Belum diketahui penyebab pasti dari tewasnya enam tawanan tersebut.
Baca: Rangkuman Hari Ke-320 Perang Gaza: IDF Serang Sekolah Mustafa Hafez Gaza, Pusat Komando Israel Dibom
Namun IDF memastikan tawanan dengan nama Alex Dancyg dan Yagev Buchshtav telah tewas sejak akhir Juli 2024 lalu.
Sementara Chaim Peri, Yoram Metzger, dan Nadav Popplewell dinyatakan tewas pada awal Juni 2024 lalu.
Penemuan mayat ini sontak memicu kepanikan para keluarga sandera, lantaran sebelumnya keenam sandera semuanya diculik dan dibawa ke Gaza dalam keadaan sehat.
Khawatir jumlah sandera Israel yang tewas di Gaza akan semakin membludak, mendorong keluarga para tawanan untuk menggelar aksi demo.
Yakni mengkritik Netanyahu yang dinilai lambat dalam menangani pertukaran sandera dengan Hamas.
Masyarakat yang hadir dalam demo bahkan mendesak pemerintahan Netanyahu agar segera menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
SIAP-SIAP! Iran Mau Bangun Rudal Antarbenua, Teheran Dorong Senjata yang Bisa Jangkau Daratan AS
6 menit lalu
Internasional
BANTAH! Putin Tegaskan Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran, Teheran Disebut Tak Pernah Meminta Bantuan
38 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Mimpi Buruk Israel Hadapi Drone Murah Hizbullah, Sekutu Adu Senjata Canggih
14 jam lalu
Mancanegara
Ehud Barak Kritik Keras Netanyahu: Israel dalam Kegagalan Total, Politik di Atas Keamanan
14 jam lalu
Internasional
Iran Siapkan Rudal Balas Serangan Israel ke Beirut, Rezaei: Kami Tak Akan Tinggalkan Lebanon
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.