Terkini Daerah
Motif Kekerasan Santri Nurul Ikhlas Berawal dari Hal Sepele
Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUN-VIDEO.COM, PADANG - Motif pengeroyokan santri Nurul Ikhlas berawal dari masalah sepele. Pelaku merasa jengkel dengan perbuatan korban yang sering mengambil barang-barang dari pelaku.
"Motifnya menurut keterangan saksi dan 'anak pelaku' menerangkan, bahwasanya korban sudah mengambil barang-barang dari 'anak pelaku', dan mungkin karena sering dan jengkel, dan tidak senang dengan temannya, sehingga terjadi hal seperti ini," ujar Aiptu Kalber Junaidi, Pusat Reskrim Polresta Padang Panjang, kepada TribunPadang.com, Senin (18/2/2019).
Ia juga mengatakan, autopsi adalah dalam rangka untuk penyidikan, perlengkapan penyidikan, katanya.
"Pihak pesantren sebagai saksi dalam perkara ini, akan kami lakukan tindak lanjutan. Apakah ada kelalaian dari pihak pesantren. Saksi itu ada lima orang. Ustad dan pengawasnya," ungkap Aiptu Kalber Junaidi kepada TribunPadang.com. (*)
ARTIKEL POPULER:
Terlibat Benturan dengan Pemain Arema FC, Esteban Vizcarra Alami Cedera
Inilah Video Viral Pertemuan Habib Rizieq Shihab dengan Yusuf Mansur yang Dihapus oleh Instagram
Kapal Panorama Nusantara Terbakar, Penyebabnya Diduga Karena Panas saat Ganti Plat
TONTON JUGA:
Sumber: Tribun Padang
Viral
Pengasuh Daycare di Aceh Ditangkap Polisi usai Terekam CCTV Aniaya Bayi 18 Bulan
Rabu, 29 April 2026
LIVE UPDATE
Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Anak Butuh Pendampingan Psikologis: Terjadi Perubahan Perilaku
Selasa, 28 April 2026
LIVE UPDATE
Pemkot bakal Sweeping Seluruh Daycare di Yogya Imbas Kasus Kekerasan Little Aresha: Harus Ada Izin
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
13 Orang Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Jogja, Kepala Sekolah hingga Pengasuh
Minggu, 26 April 2026
Tribunnews Update
Pemkot Jogja Pastikan Tindak Tegas Daycare Little Aresha yang Terseret Kasus Kekerasan 53 Balita
Minggu, 26 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.