Ini Dua Janji Politik yang Belum Diwujudkan Pasangan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakilnya

Kamis, 14 Februari 2019 14:49 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Semasa mencalonkan diri sebagai Wali Kota Banjarmasin dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, pasangan Ibnu-Herman pada kampanyenya menawarkan sejumlah program untuk kemajuan Kota Banjarmasin. Hingga akhirnya keduanya terpilih dan dipercaya untuk memimpin kota seribu sungai pada awal 2016 lalu.

Tiga tahun masa kepemimpinan pasangan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, sejumlah janji politik telah terealisasi.

Dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Makan Palui, Jalan Japri Zam-Zam, Banjarmasin, Kalsel, Rabu (13/2/2019) keduanya mengutarakan sejumlah kegiatan dan program yang telah berjalan semasa kepemipinan Ibnu-Herman.

Ibnu Sina juga menyampaikan dua janji politik yang belum bisa terlaksana dalam tiga tahun masa kepemimpinanya. Ia akui, dua janji politik tersebut masih mengalami beberapa kendala.

Di antaranya untuk janji membuat program Bahuma, yakni Bausaha Tanpa Bunga masih terkendala regulasi. Dimana Pemko Banjarmasin perlu memiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tersendiri.

Ibnu mengatakan, pihaknya sudah membicarakan hal tersebut dengan Otoritas Jasa Keuangan di Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin pun sebutnya akan mendapatkan kemudahan pembiayaan, yakni modal mendirikan BPR Syariah yang bisa hanya Rp 10 miliar, padahal secara normal Rp 25 miliar.

Apabila BPR telah berdiri, Ibnu mengatakan masyarakat pun bisa melakukan peminjaman tanpa bunga, atau bunga nol persen. Namun selama ini karena terkendala regulasi yang tidak memungkinkan penawaran bunga nol persen untuk usaha, Program Bahuma pun belum bisa dilakukan.

Selain program Bahuma, ia mengatakan janji lainnya yang belum terealisasi ialah pembangunan Jembatan Gantung di Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin.

Direncanakan pada 2019 ini pihaknya akan membuat Detail Enginering Desaign untuk jembatan gantung tersebut. Sehingga pada 2020 mendatang pembangunan atau pengerjaan sudah bisa dilakukan.

"Artinya bukan tidak dilaksanakan. Dilaksankana tapi terkendala di lapangan baik regulasi dan sebagainya. Serta kalau jembatan perlu waktu, saya yakin bisa kami laksanakan janji itu," paparnya.(Banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved