Mancanegara
Pemimpin Oposisi Israel Sebut Netanyahu Pengecut dan Cengeng, Yair Lapid: IDF di Gaza Lebih Terancam
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Oposisi Israel, Yair Lapid menyebut Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu pengecut dan cengeng.
Hal itu ia sampaikan, Senin (15/7/2024), sembari menampik tuduhan penghasutan terhadap Netanyahu.
Lapid mengatakan, bahwa setiap tentara (IDF) yang berperang di Gaza lebih terancam daripada Netanyahu.
"Netanyahu bukanlah korban, dia cengeng dan pengecut."
"Setiap prajurit di Gaza lebih terancam daripada dirinya," katanya, mengkritik Perdana Menteri Israel.
Pemimpin oposisi itu juga menuduh Netanyahu memasang 'mesin racun' dan 'mesin penghasut' yang perlahan-lahan mengambil alih semua media di Israel.
Baca: Joe Biden Ketar-ketir Donald Trump Pilih JD Vance sebagai Cawapres, Delegasi RNC: Pasangan Sempurna
Adapun, Netanyahu telah dikecam atas serangan mematikannya di Jalur Gaza sejak Hamas menyerang Israel Utara 7 Oktober 2023 lalu.
Padahal, seruan semakin kuat untuk dilakukannya gencatan senjata di daerah kantong Palestina tersebut.
(Tribun-Video.com/middleeastmonitor.com)
Artikel ini telah tayang di middleeastmonitor.com dengan judul Netanyahu 'coward'; soldiers in Gaza 'more threatened than him': Israel opposition leader
# Gaza # Israel # Benjamin Netanyahu
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Israel Soal AS Serukan Gencatan Senjata, Netanyahu: tapi Lebanon Tetap jadi Target!
7 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
7 hari lalu
Mancanegara
Trump Umumkan Gencatan 2 Minggu, Iran Justru Bombardir Israel, Warga Tel Aviv Sekarat Kena Rudal
7 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
7 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.