Selasa, 7 April 2026

TRIBUN-VIDEO UPDATE

Respons Hamas soal Proposal Kesepakatan Pertukaran Sandera, Kekeh Ingin Gencatan Senjata Permanen

Selasa, 16 April 2024 17:55 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Militan Palestina, Hamas dikabarkan memberi respons dingin atas proposal terbaru untuk gencatan senjata sementara di Jalur Gaza, Sabtu (13/4/2024).

Bila proposal itu disepakati, akan ada pertukaran sandera yang ditahan oleh Hamas dan Israel.

Namun, Hamas bersikeras bahwa yang mereka inginkan adalah gencatan senjata permanen.

Dikutip dari Tribunnews, proposal terbaru itu menawarkan gencatan senjata sementara setidaknya enam minggu.

Baca: AS Nilai Iran Pembohong! Bantah Klaim Teheran soal Pemberitahuan 72 Jam sebelum Serang Israel

Hal itu sebagai bentuk imbalan atas pembebasan para tawanan.

Namun, Hamas tetap berpegang teguh pada tuntutan awal mereka, yakni gencatan senjata permanen.

Selain itu, militan Palestina tersebut juga menginginkan agar pasukan Israel ditarik mundur dari seluruh Gaza.

Kemudian, warga Palestina diizinkan kembali ke Gaza utara dan wilayah lainnya, bantuan kemanusiaan ditingkatkan, serta rekonstruksi Jalur Gaza.

Baca: Rangkuman Hari ke-192 Perang Israel-Hamas: 80 Drone Houthi Hantam Israel | Iran Pamer Senjata Baru

Tuntutan tersebut bukan lah hal yang baru bagi Israel.

Sayangnya, sejauh ini negosiasi tersebut belum menemui titik terang.

Di Israel, Kantor Perdana Menteri dan badan intelijen Mossad, yang memimpin perundingan, menyebut, tanggapan Hamas sama halnya dengan penolakan terhadap tawaran tersebut.

Tel Aviv menyatakan, penolakan Hamas menunjukkan bahwa pimpinan mereka, Yahya Sinwar mencoba mengambil keuntungan dari ketegangan yang disebabkan Iran.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respon Hamas Soal Proposal Kesepakatan Pertukaran Sandera, Keukeuh Tuntut Gencatan Senjata Permanen

Host: Iraka
VP: Ananda Bayu S

# Hamas # pertukaran sandera # gencatan senjata # Israel

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved