Ragam

25 Jenis Cetik atau Racun Tradisional Bali, Crongcong Polo Paling Mematikan

Jumat, 11 Januari 2019 19:19 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam kehidupan masyarakat Bali dikenal dengan berbagai jenis racun tradisional atau cetik yang sangat berbahaya.

Jika terkena cetik ini akan membuat seseorang menjadi susah, sakit, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Cetik ini biasanya digunakan untuk berbuat kejahatan dikarenakan rasa iri hati, dendam, ataupun kejahatan lainnya.

Tribun Bali mendata beberapa jenis cetik ini yang disarikan dari berbagai sumber.

Daftar cetik yang disajikan ini sifatnya hanya pengenalan dan menambah pengetahuan tentang cetik walaupun tak mendalam dan sangat dilarang untuk mempraktekkannya dalam kehidupan.

Berikut 25 jenis cetik yang dikumpulkan dari berbagai macam sumber.

1. Cetik Crongcong Polo

Cetik ini merupakan cetik ramuan dan menyerang otak.

Menurut Jiwa Atmaja dalam bukunya Jejak Bhairawa di Pulau Bali, cetik crongcong polo ini merupakan cetik yang paling menakutkan dan dipersepsikan sebagai racun yang paling menyakitkan dan berbahaya.

Hal ini dikarenakan crongcong polo diartikan sebagai racun yang menyerang otak.

Crongcong polo memang menyerang otak dengan gejala-gejala mata merah, badan terasa panas, telinga penderita terasa pecah, seperti diseruduk beduda, mata merah.

Selain itu dalam buku Leak Ngamah Leak juga dituliskan gejala-gejala orang terkena cetik crongcong polo yaitu sakit kepala berat sebelah atau seluruhnya, mata merah melotot, tetapi tidak sakit, benda-benda yang dilihatnya terasa berputar. 

Cetik ini dianggap paling menakutkan dan mematikan oleh sebagian masyarakat.

2. Cetik Kerikan Gangsa 

Cetik kerikan gangsa adalah salah satu jenis cetik yang berkembang di masyarakat Bali yang digunakan oleh orang yang sifatnya kurang baik untuk mencelakai orang lain.

Racun kerikan gangsa ini dibuat dengan kerikan perunggu.

Dalam buku Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada Pengobatan Tradisional Bali, yang disusun oleh I Ketut Suwidja, halaman 79 dikatakan ciri-ciri orang terkena cetik kerikan gangsa yaitu sakit kuning pada mata, bulu-bulu melengkung, dan lama kelamaan menjadi batuk darah.

Selain itu, dalam buku Jejak Bhairawa di Pulau Bali pada halaman 80 dituliskan, cetik kerikan gangsa yang dicampur dengan tabu (waluh) memiliki gejala tenaga penderita sangat lemah atau disebut dengan sakit anglayung.

3. Cetik Reratusan

Selain crongcong polo, maupun kerikan gangsa, masih banyak cetik (racun) yang dikenal dalam masyarakat Bali.

Salah satunya adalah cetik reratusan.

Menurut buku Jejak Bhairawa di Pulau Bali, cetik jenis ini adalah cetik berbahaya kedua setelah crongcong polo. 

Diperkirakan bahwa cetik ini menyerang perut, jika dilihat dari bahan-bahan yang digunakan, yakni reratusan atau campuran.

Ciri-ciri orang terkena cetik ini yaitu perut penderita kembung dan muntah darah, batuk-batuk, merasa kedinginan, bila melihat pohon dirasakan bergerak-gerak, bingung seperti orang mabuk, kaki juga dingin, pucat tidak bertenaga, dan kekurangan darah.

4. Cetik Gringsing

Bahan yang digunakan dalam pembuatan cetik ini yaitu hewan bernama yuyu gringsing.

Cetik ini menyerang hati dan jantung.

5. Cetik Medang Arungan

Jika terkena cetik ini maka kerongkongan akan terasa tersumbat.

6. Medang Api

Gejala terkena racun ini yaitu sakit melilit pada pusar, mata tidak merah, dan rambut tubuh berdiri.

7. Kakecretan

Tubuh mengalami demam tinggi, dan badan terasa sangat sakit.

8. Racun Air Keras

Badan akan hitam kebiru-biruan seperti terkena pukulan.

9. Warangan (Arsenicum)

Terbuat dari arsenik.

Mata berwarna merah dan kuku berwarna darah jika terkena cetik ini.

10. Ancar

Seseorang yang terkena racun ini akan mengeluarkan darah dari mulut.

11. Racun Palesir

Sakit yang dialami yaitu muntah berak (muntaber), dan mulut tak bisa dibuka.

12. Cetik Krawang

Dibuat dengan kerikan gangsa dicampur medang bambu gading dan bambu buluh.

13. Cetik Jinten

Dibuat dari tulang manusia.

14. Cetik Badung

Sarananya menggunakan banyeh atau air yang keluar dari mayat.

15. Cetik Buntek

Terbuat dari usus ikan buntek.

16. Cetik Sigar Mangsi

Bahan cetik ini menggunakan lateng layar di laut.

17. Cetik Tanah Garu

Jika terkena cetik ini, kuku akan bergaris merah melintang.

18. Cetik Cadang Galeng

Cetik ini membuat seseorang tak bisa tidur, kepala berat siang malam.

19. Bangkruk Mas

Cirinya yaitu kulit kuning, rambut di tubuh berdiri.

20. Bangkruk Drampe

Terkena racun ini akan menyebabkan kulit berkerut-kerut dan perut sakit melilit.

21. Lebur Barus

Perut kembung, menggigil dan mencret.

22. Cetik Beruang

Gejalanya suka menggaruk-garuk, dan perutnya sakit.

Sakitnya muntah darah.

23. Cetik Kembang Rak

Ciri-ciri terkena racun ini yaitu kuku keungu-unguan.

24. Cetik Walang

Ciri-ciri terkena cetik ini yaitu pikiran lesu, mata kuyu, dan selalu ingin tidur.

25. Cetik Anten Kembar

Ciri-ciri orang yang terkena cetik ini yaitu tubuh kelihatan kuning, dan kuku juga kuning. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul TRIBUN WIKI - Ini 25 Jenis Cetik atau Racun Tradisional Bali, Crongcong Polo Paling Mematikan

ARTIKEL POPULER:

Baca: Layanan Terbaru Google Job, Bantu Kalian Cari Kerja Sesuai Keahlianmu

Baca: Bantu Amankan Penyaluran Bansos, Kapolri Bentuk Satgas Dukungan Pengamanan Bantuan Sosial

Baca: Puting Beliung Terjang Wilayah Rancaekek Bandung, Atap Rumah Beterbangan hingga Motor Terjatuh

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved