Rabu, 8 April 2026

Internasional

Israel Klaim Bunuh Petinggi Hamas Ternyata 'Tipu-tipu', Markas Vital IDF Dihantam Roket Hizbullah

Kamis, 28 Maret 2024 11:28 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Klaim Israel yang telah membunuh petinggi Hamas dibantah olej Anggota Biro Politik Hamas, Izzat Al-Rishq.

Menurutnya, Israel hanya mengarang kabar tewasnya Marwan Issa, satu di antara komandan di sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam.

Izzat menegaskan, konfirmasi terkait kabar apa pun mengenai gerakan pembebasan Palestina akan diumumkan oleh pemimpin Brigade Al-Qassam.

Pengumuman tak akan disampaikan oleh pihak luar termasuk Israel yang dinilai gemar melakukan propaganda.

Ia lantas mengungkap dugaan mengapa Israel memberikan kabar kematian Marwan Issa.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menutupi krisis yang dihadapi pemerintahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Selain itu, untuk menutupi kegagalan tentara pendudukan dalam mencapai tujuan perang.

"Kabar itu juga untuk menutupi kegagalan tentara pendudukan Israel (IDF) dalam mencapai tujuan (perangnya),” kata dia dilansir Khaberni.

Sebelumnya, tentara Israel pada Selasa (26/3/2024) mengklaim kalau mereka telah membunuh Marwan Issa di Kamp Nuseirat.

Marwan Issa merupakan orang kedua di Brigade Al-Qassam.

Media Israel sempat mengabarkan jika IDF sedang memeriksa ulang kebenaran terbunuhnya Marwan.

Sementara PM Netanyahu mengonfirmasi bahwa Israel telah membunuh orang nomor 4 di Hamas tanpa mengungkap namanya.

"Nomor 3, 2, dan 1 sedang dalam perjalanan," kata Netanyahu.

“Mereka semua fana dan kami akan menjangkau mereka semua,” ujarnya.

Di tengah resolusi soal gencatan sejata di Gaza, pertempuran sengit masih terjadi di perbatasan Lebanon.

Kelompok perlawanan Lebanon Hizbullah dan Israel dilaporkan kian intens saling menyasar fasilitas jauh di dalam wilayah teritorial masing-masing.

Hizbullah dalam pernyataannya, Selasa (26/3/2024), berhasil membalas serangan udara Israel yang dilakukan di sejumlah kota di Lebanon Selatan, termasuk di Kota aal-Suwairi di Bekaa Barat dan Kota Baalbek.

Dilaporkan, serangan udara Israel itu menewaskan sejumlah anggota pasukan Hizbullah.

Dalam penjelasannya, laporan itu mengatakan Hizbullah melancarkan serangkaian serangan terhadap situs dan pasukan militer Israel.

Mereka berhasil menghancurkan markas besar komando Israel dan pangkalan udara Meron yang menjadi kontrol Lalu Lintas Udara vital IDF.

Markas besar komando Israel yang dimaksud adalah Barak Militer Yarden.

Laporan tersebut menyebut, markas IDF itu sejauh ini adalah lokasi militer terjauh di wilayah teritorial Israel yang dijangkau serangan Hizbullah.

Selain itu, Hizbullah juga melancarkan operasi tingkat tinggi dengan kembali menargetkan pangkalan udara Meron yang punya fungsi vital bagi lalu lintas Angkatan Udara Israel di Utara.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hizbullah Imbangi Keganasan Israel, 50 Roket Hajar Markas Besar Komando IDF Terjauh Machne Yarden, https://www.tribunnews.com/internasional/2024/03/27/hizbullah-imbangi-keganasan-israel-50-roket-hajar-markas-besar-komando-idf-terjauh-machne-yarden.
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom

https://www.tribunnews.com/internasional/2024/03/27/polit-biro-hamas-israel-karang-kabar-tewasnya-komandan-al-qassam-orang-nomor-123-masih-hidup

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #Hamas   #IDF   #tentara israel   #Markas IDF   #roket

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved