Pemilu 2024
Momen Ketua KPU Skakmat Saksi PKB yang Narasikan Anggota KPPS Disuap tapi Tak Ada Bukti
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Saksi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan temuan di lapangan selama proses pemungutan maupun penghitungan suara Pemilu 2024.
Di tengah rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara, saksi perwakilan dari DPP PKB Tomy Erizal dan Adi Rivaldi Putra mengungkap temuan dugaan suap kepada anggota PPK dan KPPS Luwuk untuk memenangkan peserta pemilu tertentu.
“Telah ditemukan laporan dugaan keterlibatan PPK Luwuk dan KPPS dugaan suap untuk memenangkan calon tertentu,” kata Tomy dalam rapat pleno di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2024).
Saksi PKB itu juga mengungkap dugaan tuduhan kecurangan Pemilu dan adanya penggelembungan suara yang menguntungkan parpol tertentu lewat praktik penyuapan penyelenggara pemilu daerah.
Ketua KPU Hasyim Asyari yang memimpin rapat bertanya perihal klaim saksi.
Baca: Reaksi Saksi PKB Dicecar Ketua KPU Tak Bisa Buktikan Dugaan Kecurangan, Langsung Cabut Kesaksian
Hasyim menanyakan di TPS mana peristiwa itu terjadi, lalu siapa nama anggota KPPS yang terlibat, siapa penyuapnya, dan partai mana yang suaranya digelembungkan.
Hasyim pun meminta perwakilan PKB yang menarasikan tuduhan penggelembungan suara itu untuk mencabut pernyataannya karena tidak bisa menjawab rincian kejadiannya.
Kemudian saksi atas nama Adi Rivaldi datang menggantikan saksi Tomy untuk berbicara lewat mikrofon.
Ia mengatakan bahwa dokumen yang dimiliki adalah tangkapan layar percakapan di Whatsapp.
Laporan itu pun kata dia sudah disampaikan ke Bawaslu, berikut nama-nama dan lokasi TPS-nya.
Hasyim kemudian menegaskan lagi pertanyaannya agar bisa dijawab saksi.
Sebab jika memang paham, saksi pasti mengetahui isi laporan tersebut.
Baca: PKB & Nasdem Masih Pikir-pikir Ajukan Anies di Pilkada, TKN Minta Bukti Kecurangan Dibuktikan
“Saya tanya, tahu nggak nama TPS, nama anggota KPPS, siapa yang disuap, siapa yang digelembungkan. Saya hanya mengulangi pertanyaan karena yang memulai saksi teman anda. Saya tanya kan nggak tahu tuh (saksi), kalau nggak tahu saya minta dicabut (pernyataan),” kata Hasyim.
“Di mana-mana siapa yang mendalilkan harus membuktikan,” lanjutnya.
Setelah berdebat cukup panjang, saksi dari PKB pun mengakui bahwa mereka tidak tahu atas pertanyaan di TPS mana dugaan itu terjadi, siapa anggota KPPS yang diduga disuap dan siapa parpol yang suaranya digelembungkan.
Saksi PKB pun mencabut pernyataannya di forum rapat pleno rekapitulasi itu.
“Saya cabut,” kata saksi PKB.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Saksi PKB Berdebat dengan Ketua KPU Setelah Menarasikan Penyelenggara Pemilu Disuap
# KPU # PKB # Pemilu 2024
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
PKB MAU DIHAPUS? Dedi Mulyadi Wacanakan Jalan Provinsi Jabar Berbayar Seperti Jalan Tol
Selasa, 12 Mei 2026
Terkini Nasional
Sekjen PKB Sebut Ocehan Amien Rais soal Prabowo-Prabowo Tidak Penting dan Hanya Bikin Gaduh
Selasa, 5 Mei 2026
Terkini Nasional
Sekjen PKB Ingatkan Amien Rais soal Adab Bicara di Hadapan Publik: Buat Gaduh Itu Gak Menarik
Senin, 4 Mei 2026
Nasional
PKB Minta Konten Amien Rais Tak Usah Dibahas Lagi: Tak Penting, Nanti Dia Malah Terkenal Lagi
Senin, 4 Mei 2026
Tribunnews Update
Sekjen PKB Sebut Tuduhan Amien Rais ke Prabowo-Teddy Tak Penting: Buat Gaduh Itu Gak Menarik
Senin, 4 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.