Selasa, 12 Mei 2026

Terkini Nasional

Nasib PSI di Pemilu 2024 Ketar-ketir, Terancam Tak Lewati Ambang Batas Parliamentary Threshold 4%

Sabtu, 2 Maret 2024 10:45 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, tampaknya belum mengantongi 'bayaran' elektoral yang setimpal.

Mengingat, partai yang diketuai oleh Kaesang Pangarep tersebut sudah malang-melintang memperjuangkan Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Gibran.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, di mana saat kubu 02 menak telak nyaris 60 persen berdasarkan hasil real count sementara KPU RIm PSI justru tidak tertular banyak.

Dikatakan tak tertular banyak karena belum juga menunjukkan tanda-tanda akan melewati batas minimal masuk ke Parlemen.

Diketahui, penikmatnya justru adalah Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, dan Partai Demokrat.

Berdasarkan hasil quick count pada Satu (2/3/2024) sekira pukul 08.00 WIB, raihan suara PSI hanya mendekati empat persen saja.

Hal itu membuat PSI masih membutuhkan sokongan angka yang tidak kecil.

Memang perhitungan suara KPU belum selesai, tapi tren sudah terbentuk.

Sehingga untuk mendapatkan raihan suara dadakan jelang perhitungan suara selesai kemungkinannya juga sangat kecil sekali.

Baca: LIVE Real Count KPU 2 Maret: Prabowo-Gibran Raup 75 Juta Suara, Paslon 01 & 03 Masih Mengejar

Artinya, harapan untuk masuk gelanggang Parlemen di Senayan kemungkinan besar akan sirna.

Hal itu karena tidak melewati ambang batas Parliamentary Threshold (PT) 4 persen.

Berbeda dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang beberapa hari setelah pencoblosan sempat diperbincangkan secara ramai karena belum menyentuh angka 4 persen.

Ketika itu, angka raihan PPP hanya memiliki selisih sangat kecil dari ambang batas, bahkan sudah berada di level 3,9 persen.

Artinya, peluang PPP memang sangat besar untuk menembus batas minimal PT karena hanya terpaut sekitar 0,1 persenan.

Sementara PSI masih terpaut jauh, yakni sekitar 1 persenan atau lebih dari sepuluh kali lipat dari selisih PPP untuk mencapai angka PT.

Meskipun kecil peluang PSI untuk mendapatkan banyak suara, tapi ceruk pasarnya sangat besar.

Yakni sebesar pemilih Jokowi di tahun 2014 dan 2019, alias lebih dari separuh jumlah pemilih sah nasional.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nasib PSI di Kolam Besar Pendukung Jokowi"

#psi #kaesangpangarep #parlemen #pemilu2024 #prabowogibran

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Kompas.com

Tags
   #PSI   #Pemilu   #parliamentary threshold

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved