Rabu, 8 April 2026

Terkini Daerah

Sadis! 4 Senior Ponpes Aniaya Santri Selama 3 Hari, Buat Dada Korban Berlubang dan Lebam

Jumat, 1 Maret 2024 12:56 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Santri asal Banyuwangi, Bintang ternyata dianiaya secara sadis oleh empat senior, termasuk kakak sepupunya, AF (16).

Keluarga menemukan banyak luka lebam, sundutan rokok, bahkan dada santri yang tewas di Ponpes Kediri ini bolong.

Bintang Balqis Maulana (14) tewas tak wajar di Pondok Pesantren Al Hanifiyyah, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri pada Jumat (23/2/2024).

Jenazah Bintang baru diantar pada keluarga keesokan harinya.

Kakak Bintang, Mia Nurhasannah mengungkap banyak luka lebam pada tubuh adiknya.

"Lebam-lebam, (seperti) sudah lama meninggalnya, udah biru," katanya.

Pengasuh Ponpes Kediri awalnya menerangkan Bintang tewas akibat jatuh terpeleset di kamar mandi.

"Kalau memang jatuh mata bisa lebam ? di sini (pip) kayak bekas tonjok, (hidung) ini habis, daging. di mulut kayak gimana," jelas Mia.

Baca: Sambil Ucap Selamat! Gibran Enggan Beri Penilaian Kerja Prabowo Seusai Diangkat Jenderal Kehormatan

Bahkan Mia menemukan luka seperti bekas jeratan di bagian leher Bintang.

"Di lengan lebam, pergelangan tangan luka. di dada banyak lebam. di kaki bekas sundutan rokok," ungkap Mia.

Ia mengungkap dari hasil visum ditemukan lubang pada bagian dada santri tersebut.

"Pas kemarin visum katanya bagian dada itu bolong. Salahnya di sini (keluarga) kenapa gak ngangkat dada," kata Mia Nushasannah.
Kuasa hukum tersangka, Verry Achmad menyangkal kliennya melukai korban dengan sundutan rokok.

Ia merujuk pada rekonstruksi kasus santri tewas di Ponpes Kediri pada Kamis (29/2/2024).

"Selain itu tidak ada pemalakan," katanya.

Berdasar pengakuan tersangka, kata Verry, mereka melakukan penganiayaan terhadap Bintang dengan cara dipukul.

Mereka memukul korban dengan cara selepet sarung, santing hingga tangan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji mengatakan tersangka menganiaya korban menggunakan tangan kosong.

"Sementara menggunakan tangan kosong," katanya.

Baca: Sosok Senior Penganiaya Santri di Ponpes, Tega Smackdown Korban Berkali-kali Karena Emosi

Menurutnya pengakuan ini dicocokan dengan keterangan dokter.

"Benda tumpul sesuai keterangan dokter sehingga terjadinya luka di tubuh korban," katanya.

Polisi baru saja menggelar rekonstruksi kasus santri tewas di Ponpes Kediri dengan memperagakan 55 adegan.

"TKP pertama 3, kedua ada 12, terakhir ada 40 adegan," jelas Bram.

Dari hasil rekonstruksi juga terungkap bahwa 4 tersangka ini melakukan penganiayaan selama tiga hari.

"Tanggal 18, 21 dan 22 sampai 23 dini hari," kata Bram.

Menurutnya santri tewas dianiaya di Ponpes Kediri karena salah paham dan emosi para seniornya.

"Kesalahpahaman atau rasa kesal dari senior pada junior atau ada hal tak berkenan dari junior ke senior," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Cara Sadis Senior Siksa Santri Sampai Tewas di Ponpes Kediri, Pakai Sarung, Dada Korban Berlubang

# Senior  # Kediri # Santri  # ponpes # penganiayaan

Editor: winda rahmawati
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews Bogor

Tags
   #Ponpes   #santri   #senior   #Kediri

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved