Senin, 27 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Netanyahu 'Ngambek' Tak Lagi Bicara dengan Biden, seusai Disebut Berlebihan dalam Menghadapi Hamas

Senin, 12 Februari 2024 12:34 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM- Dilaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tak pernah lagi bicara dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden sejak Kamis (8/2/2024).

Sikap tersebut dilakukan Netanyahu lantaran kecewa lantaran ucapan Joe Biden yang menyebut militer Israel berlebihan dalam merespons Hamas.

"Saya menghargai dukungan Presiden Biden untuk Israel sejak awal perang, Tapi, saya tidak tahu persis apa yang dia (Biden) maksud dengan hal itu," kata Netanyahu.

Meski demikian, PM Israel itu menghargai dukungan yang diberikan Biden terhadap negaranya.

Baca: Serangan Pasukan IDF di Gaza Tewaskan 2 Sandera Israel dan 8 Orang Luka

Namun, Netanyahu tak paham maksud pernyataan Biden terkait kondisi yang terjadi di Gaza saat ini.

Sebagai informasi, Biden dan Netanyahu berselisih mengenai rencana IDF menyerang Hamas di Rafah.

Lantaran perselisihan tersebut, Biden dan stafnya tak lagi memandang Netanyahu sebagai mitra produktif yang dapat dipengaruhi secara pribadi.

Kendati Biden ragu untuk mengungkapkan rasa frustrasinya ke publik, ia perlahan mulai menerima gagasan Netanyahu.

Seperti diketahui, kondisi para warga Gaza yang mengungsi saat ini sangat memprihatinkan.

Yakni, mereka kekurangan makanan dan obat-obatan.

Bahkan, jutaan warga Gaza juga kehilangan tempat tinggal dan mereka meninggalkan rumah untuk mencari tempat aman.

Baca: Jutaan Warga Iran Peringati 45 Tahun Revolusi Islam, Massa Berteriak: Matilah AS, Matilah Israel

Terkini, Biden mengaku geram dengan Netanyahu yang berencana memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melakukan penetrasi di Rafah, yang berbatasan dengan Mesir, untuk menekan pasukan Hamas yang tersisa.

Menurut Biden, apabila hal itu dilakukan, banyak pihak memprediksi situasi akan semakin buruk untuk warga sipil.

Dilaporkan, saat ini Rafah menjadi tempat pengungsian bagi 1,3 juta orang atau hampir separuh dari penduduk Gaza.

Serangan yang akan dilancarkan IDF ke Rafah bisa berdampak mengerikan bagi warga sipil.

Kendati begitu, Netanyahu memastikan keselamatan bagi warga sipil.

Baca: Tantangan Israel soal Pendanaan Genosida Jalur Gaza, Berpotensi Jual Obligasi dalam Jumlah Besar

Yakni, Netanyahu akan melakukan relokasi ke tempat aman.

Namun, Netanyahui mengakui hal itu tak akan mudah lantaran Hamas akan berusaha mempertahankan posisi warga sipil untuk melindungi mereka .

Saat ini Biden mengaku terdapat banyak beban pikiran, termasuk perihal hubungan Israel dan Mesir.

Adapun Mesir telah memperingatkan Israel bahwa tindakan militer di Rafah dapat membahayakan perjanjian damai kedua negara tahun 1979.

serangan IDF ke Rafah untuk menekan Hamas bisa berdampak buruk bagi hubungan Israel dan Mesir.

Namun, peringatan itu pun tak digubris oleh pemerintah Israel.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Host: Adilla Risna
Vp: Salim Maula

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berselisih Soal Hamas, Netanyahu 'Ngambek' Tak Lagi Bicara dengan Biden, Presiden AS Frustasi, 

# Benjamin Netanyahu # Joe Biden # Hamas # konflik Hamas dan Israel

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved