Mancanegara
Jegal Netanyahu! 2 Eks Perdana Menteri Israel Dirikan Partai untuk Ikut Pemilu
TRIBUN-VIDEO.COM - Dilaporkan dua mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett dan Yair Lapid bersatu membentuk koalisi baru.
Keduanya kompak menggulingkan petahana Benjamin Netanyahu dari kursi kekuasaan.
Dalam upaya menghadapi pemilihan umum tahun ini, kedua tokoh itu sepakat mendirikan partai baru bernama Beyahad di bawah kepemimpinan Bennett.
Mereka optimis koalisi ini akan membawa kemenangan besar dan membuka era baru bagi Israel.
Hal senada disampaikan Yair Lapid yang kini menjabat sebagai pemimpin oposisi.
Ia menyatakan kepercayaan penuh kepada rekan koalisinya tersebut.
Baca: Alarm Perang? Israel Kerahkan Baterai Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Pertama Kalinya
Kendati Bennett berasal dari sayap kanan, Lapid menilai sosok itu sebagai politisi yang jujur.
Sebagai informasi, salah satu agenda utama koalisi Beyahad jika memenangi pemilu adalah membentuk komisi penyelidikan nasional.
Hal itu dilakukan untuk mengusut tuntas kegagalan intelijen dan militer yang memicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Terkait kabar ini, pemerintahan Netanyahu terus menolak pembentukan komisi tersebut. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di timesofisrael.com dengan judul, Dengan meluncurkan daftar kandidat bersama, Bennett dan Lapid berjanji 'era perpecahan telah berakhir'.
(*)
Artikel ini telah tayang di Timesofisrael.com dengan judul Launching joint slate, Bennett and Lapid promise ‘the era of division is over’
# Yair Lapid # Naftali Bennett # Perdana Menteri Israel # Benjamin Netanyahu
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Ketegangan AS-Israel Memanas, Netanyahu Soroti Sikap Trump terhadap Iran
Rabu, 27 Mei 2026
Tribunnews Update
Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Netanyahu Perintahkan IDF Tingkatkan Serangan ke Hizbullah
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Negosiasi dengan AS Berlajan Alot, Iran Sebut Israel sebagai Biang Kerok Kegagalan Perundingan Damai
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Semakin Tersisih, Donald Trump Disebut Tak Libatkan PM Israel dalam Negosiasi Damai dengan Iran
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Langkah Damai Trump ke Iran Picu Spekulasi, Hubungan dengan Netanyahu Disebut Mulai Retak
Selasa, 26 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.