Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Biden Kembali Peringatkan Netanyahu: Jangan Serang Rafah jika Tidak Bisa Lindungi Warga Sipil

Senin, 12 Februari 2024 08:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rencana Israel menyerang Kota Rafah Gaza selatan mendapat penolakan dari Amerika Serikat (AS).

Presiden AS Joe Biden mengatakan, Israel harus bisa melindungi warga sipil sebelum melanjutkan operasi militernya.

Hal itu disampaikan Biden via telepon kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu (11/2/2024).

Menurutnya, serangan di Rafah tidak boleh terjadi tanpa rencana yang kredibel.

Baca: Israel Kewalahan Hadapi Hizbullah! Pindahkan Divisi Terbesar dari Gaza ke Perbatasan Lebanon

Terutama dalam menjamin keselamatan bagi jutaan orang yang tinggal di sana.

Dalam panggilan telepon itu, Biden juga menekankan pentingnya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

"Biden menegaskan kembali pandangannya bahwa operasi militer di Gaza tidak boleh dilanjutkan tanpa rencana yang kredibel," kata Gedung Putih, dikutip dari Jerusalem Post, Senin (12/2/2024).

Sementara Netanyahu memastikan bahwa serangan darat di Rafah hanya dilakukan setelah warga sipil dievakuasi.

Baca: Jutaan Warga Iran Peringati 45 Tahun Revolusi Islam, Massa Berteriak: Matilah AS, Matilah Israel

Alasan Israel melakukan serangan ke wilayah tersebut lagi-lagi karena ingin memberantas Hamas.

Selain AS, Mesir juga menyatakan tidak setuju jika Israel menyerang Rafah.

Sebab, kota tersebut berbatasan dengan negaranya dan menjadi jalur koridor kemanusiaan ke Gaza.

Mesir bahkan mengancam akan mengakhiri perjanjian perdamaian dengan Israel jika Rafah tetap diserang.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di jpost.com dengan judul Biden, Egypt warn Netanyahu against invading Gaza's Rafah

Host: Agung Laksono
VP: Gianta

# Joe Biden # Rafah # Israel # Mesir # Benjamin Netanyahu

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rafah   #Joe Biden   #Israel   #Mesir   #Benjamin Netanyahu

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved