Selasa, 12 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Mantan Direktur Deplu AS Sebut Perang Israel di Gaza Tak Membuahkan Hasil, Minta AS Putar Haluan

Senin, 22 Januari 2024 14:26 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Josh Powell, mantan direktur Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah opini di Los Angeles Times mengatakan, "Perjalanan di Gaza saat ini tidak membuahkan hasil, dan inilah saatnya bagi Amerika Serikat untuk mengubah haluan."

Menyinggung serangan rezim Zionis terhadap warga Palestina di Gaza, Powell menyayangkan bahwa setelah lebih dari tiga bulan, AS dan Israel masih mencari opsi pertama di antara semua solusi lainnya.

“Sayangnya, setelah lebih dari tiga bulan, kami melihat Amerika Serikat dan Israel, sekutu utamanya di kawasan, masih mencari opsi pertama di antara semua solusi lainnya."

Mantan pejabat Amerika ini menulis, untuk mempertimbangkan tujuan nyata Israel dalam membebaskan sandera dan menghancurkan Hamas.

Ia menyebut hingga kini Israel belum mencapai tujuan apa pun dan mungkin tidak bisa mencapai keduanya.

Baca: Pulang dari Pertempuran di Gaza, Tentara Cadangan Tega Tembak Rekan dengan Senjata Berlisensi

"Pertimbangkan tujuan nyata Israel dalam operasinya militernya di Gaza yaitu pembebasan tahanan dan penghancuran Hamas. Hingga kini, Israel belum mencapai tujuan apa pun dan mungkin hanya dapat memilih salah satu di antaranya, dan kecil kemungkinan untuk mencapai keduanya,".

Josh Powell juga menulis, rekonstrukksi Gaza akan memakan biaya puluhan miliar dolar dan akan memakan waktu satu dekade.

"Rekonstruksi Gaza akan memakan biaya puluhan miliar dolar dan akan memakan waktu satu dekade dalam kondisi terbaik. Sementara itu, negara-negara Arab telah mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas yang akan diratakan lagi dalam lima tahun kemudian,".

Dia lebih lanjut menyebutkan situasi warga Palestina yang selamat dari serangan-serangan ini dan menambahkan,"Tidak ada infrastruktur yang memadai untuk memberi makan, menyediakan pakaian dan mempekerjakan mereka di Gaza,".

Baca: 64 Kapal Boleh Lewat Laut Merah usai Beri Kode Tak Terafiliasi Israel, Akankah Kapal RSI Selamat?

Politisi Amerika ini menambahkan, hal yang mungkin terjadi di masa depan adalah masa depan tanpa gencatan senjata dan Israel akan secara teratur menyerang wilayah yang mereka anggap sebagai ancaman.

"Ke mana pun Anda melihat, yang ada hanyalah jalan buntu. Dalam situasi saat ini, masa depan yang paling mungkin terjadi adalah masa tanpa negara Palestina dan tanpa alternatif yang jelas. Masa depan tanpa gencatan senjata di mana Israel secara teratur menyerang wilayah yang mereka anggap sebagai ancaman baik di Gaza, maupun Tepi Barat,".

"Di masa depan Palestina yang bisa dibayangkan semua orang akan kalah. Israel kehilangan kesempatan untuk mencapai perdamaian abadi, semakin terisolasi dari komunitas internasional, dan tidak pernah mencapai keamanan nyata yang dijanjikan kepada warganya. Amerika Serikat juga kehilangan kredibilitas moralnya," tulis Powell.

Mengenai dukungan AS terhadap Israel, Powell mengungkapkan bahwa Presiden Joe Biden akan terus memberikan senjata tanpa syarat kepada Israel untuk menghancurkan Gaza dan perlindungan diplomatik untuk mencegah solusi politik nyata atau pertanggungjawaban apa pun berdasarkan hukum internasional.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa Biden tetap berkomitmen pada jalan apa pun yang diambil Israel, meski hal itu merugikan Amerika.(*)

Artikel ini telah tayang di parstoday.ir dengan judul Los Angeles Times: Saatnya AS Putar Haluan dalam Masalah Gaza

# Israel  # Gaza # Amerika Serikat

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Gaza   #Amerika Serikat   #Israel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved