Jumat, 17 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Respons AS Ketahui Markas Mossad dan ISIS Dihantam Rudal Iran, Sebut Tindakan Iran Lemahkan Irak

Kamis, 18 Januari 2024 11:11 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, dalam pernyataannya mengecam serangan rudal Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC, ke markas Mossad, di Erbil Wilayah Kurdistan Irak.

Juru bicara Deplu AS, Matthew Miller, Selasa (16/1/2024) mengecam serangan rudal IRGC yang dilakukan secara bersamaan ke markas Mossad, dan teroris, terutama ISIS, pada Senin malam.

Miller mengumumkan penentangan AS, atas serangan yang dilakukan IRGC tersebut, dan mengklaim serangan anti-teroris Iran, melemahkan stabilitas nasional Irak.

Sebelumnya Jubir Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, Selasa dinihari mengaku telah menerima laporan-laporan terkait serangan rudal ke utara Irak, dan Suriah, dan sedang mengkajinya.

Jubir Dewan Keamanan Nasional AS lainnya, Adrienne Watson mengatakan, "Tidak ada satu pun personel atau fasilitas Amerika, yang terkena serangan rudal Iran, dan kami sudah mengontak pejabat tinggi Irak, dan Wilayah Kurdistan."

Baca: Jerman Jadi Dukungan Baru Barat untuk Israel, Siap Senjatai Israel untuk Perang Melawan Hamas

Sementara itu Jubir Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani, menegaskan bahwa Iran, selalu mendukung perdamaian, stabilitas dan keamanan kawasan, dan berkomitmen menghormati kedaulatan serta integritas teritorial negara lain.

Ia menegaskan, "Pada saat yang sama Iran, tidak akan ragu menggunakan hak legalnya untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap sumber-sumber ancaman keamanan nasional, dan untuk melindungi keamanan warganya, serta menghukum para penjahat.

Selain serangan di timur laut ibu kota Kurdistan, Erbil, di daerah pemukiman dekat konsulat AS, Garda Revolusi mengatakan bahwa mereka menembakkan sejumlah rudal balistik di Suriah dan menghancurkan para pelaku operasi teroris di Iran, termasuk ISIS.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas dua ledakan di Iran bulan ini yang menewaskan hampir 100 orang dan melukai sejumlah orang di sebuah acara peringatan untuk komandan tertinggi Qassem Soleimani.

"Kami meyakinkan bangsa kami bahwa operasi ofensif Garda Revolusi akan terus berlanjut hingga membalaskan dendam atas tetes darah terakhir para martir," demikian pernyataan Garda Revolusi.

Baca: Video Tentara Hamas Keluar dari Terowongan, Langsung Tembaki Tank Merkava Israel Pakai Peluru Yasin

Iran telah bersumpah untuk membalas dendam atas pembunuhan tiga anggota Garda Revolusi di Suriah bulan lalu, termasuk seorang komandan senior Garda Revolusi, yang pernah bertugas sebagai penasihat militer di sana.

Tiga sumber keamanan dan media pemerintah Iran mengatakan pada saat itu mereka terbunuh dalam serangan udara Israel.

Seorang juru bicara militer Israel menolak berkomentar, dan hanya mengatakan bahwa mereka hanya bertugas untuk melindungi kepentingan keamanan Israel.

Saat memanggil pulang duta besarnya dari Teheran, Irak memanggil duta besar Iran di Baghdad untuk memprotes serangan-serangan tersebut, kata kementerian luar negeri.

Dikatakan bahwa Baghdad akan mengambil semua langkah hukum terhadap apa yang disebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan Irak.(*)

Artikel ini telah tayang di parstoday.ir dengan judul Markas Mossad dan ISIS Dihantam Rudal Iran, Begini Reaksi AS

# IRGC # Iran # Amerika Serikat # ISIS  # Irak

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Amerika Serikat   #Iran   #IRGC   #ISIS   #Irak

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved