Konflik Palestina Vs Israel
PM Netanyahu Bikin Geram Joe Biden Seusai Israel Abaikan 3 Permintaan AS, Mulai Hilang Kesabaran
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mulai geram terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam hal ini terkait perang di Gaza, Palestina.
Biden dan para pejabat senior Amerika mulai hilang kesabaran terhadap ulah Netanyahu yang mengabaikan permintaan AS terkait konflik di Gaza.
"Situasinya buruk dan kita terjebak. Kesabaran presiden sudah habis," ujar seorang pejabat senior Gedung Putih yang dikutip Axios.
Dikutip dari situs berita Axios, Minggu (14/1/2023), Biden sudah tidak berbicara dengan perdana menteri Israel itu selama 20 hari terakhir.
Percakapan telepon terakhir antara Biden dan Netanyahu terjadi pada 23 Desember.
Bahkan digambarkan percakapan keduanya berlangsung menegangkan.
Baca: Pasukan Elite Israel Brigade Golani & Lainnya Mundur dari Gaza, Al Qassam: Musuh Gagal Capai Tujuan
“Ada rasa frustrasi yang sangat besar,” kata pejabat AS lainnya kepada Axios.
AS dilaporkan meminta setidaknya 3 hal kepada Netanyahu.
Yakni, pencairan pendapatan pajak Palestina yang ditahan oleh Israel.
Kedua, AS juga menyoroti kelambanan Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
AS juga meminta untuk dibentuknya otoritas Palestina yang ditolak Netanyahu.
Diketahui, Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok perlawanan Palestina yang diklaim Tel Aviv menewaskan 1.200 orang di Israel.
Setidaknya 23.968 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan 60.582 orang terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.
Baca: Zionis Melemah! Pasukan Cadangan Israel Berguguran di Tangan Hamas, 189 Prajurit Terbantai di Gaza
Menurut PBB, 85 persen penduduk Gaza telah menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut rusak atau hancur.
Gedung Putih pada Minggu mengatakan bahwa “ini adalah waktu yang tepat” bagi Israel untuk mengurangi serangan militernya di Jalur Gaza.
Permintaan ini disampaikan ketika para pemimpin Israel kembali berjanji untuk melanjutkan operasi melawan kelompok Hamas yang berkuasa di wilayah tersebut.
Komentar tersebut mengungkap perbedaan yang semakin besar antara sekutu dekat pada hari ke-100 perang.
Pada hari Minggu kemarin pesawat tempur Israel menyerang sasaran di Lebanon menyusul serangan rudal Hizbullah yang menewaskan dua warga sipil Israel – seorang wanita tua dan anak laki-lakinya yang sudah dewasa – di Israel utara.
Baku tembak ini menggarisbawahi kekhawatiran bahwa kekerasan di Gaza dapat memicu pertempuran yang lebih luas di seluruh wilayah.
Berbicara di CBS, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan AS telah berbicara dengan Israel “tentang transisi ke operasi intensitas rendah” di Gaza.
(Tribun-Video.com/ Aa.com.tr)
Artikel ini telah tayang di Aa.com.tr dengan judul Biden losing patience with Israel's Netanyahu over Gaza: Report
# Palestina # Israel # Benjamin Netanyahu # Joe Biden # Amerika Serikat
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Sumber Lain
Internasional
AKSI BERANI Pria Lebanon Turunkan dan Lempar Bendera Israel, di Tengah Gencatan Senjata
Sabtu, 18 April 2026
Internasional
IRAN CABUT BLOKADE Selat Hormuz Kini Dibuka Kembali seusai Gencatan Senjata
Sabtu, 18 April 2026
Terkini Nasional
Stok Rudal AS Menipis Akibat Perang Iran, Pemulihan Butuh Bertahun tahun
Sabtu, 18 April 2026
Internasional
PEGANG DATA RAHASIA! 10 Ilmuwan Nuklir Amerika Dilaporkan Hilang dan Tewas Misterius
Sabtu, 18 April 2026
Internasional
Donald Trump Peringatkan Israel, Minta Hentikan Serangan ke Lebanon
Sabtu, 18 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.