TRIBUNNEWS UPDATE
Korut Siaga Perang dengan AS dan Korsel, Kim Jong-un Ajak Putrinya Periksa Produksi Peluncuran Rudal
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Korea Utara, Kim Jong-un menyerukan perluasan produksi peluncur rudal.
Ia pun terlihat memeriksa pabrik yang memproduksi peluncur rudal balistik antarabenua bersama putrinya, Kim Ju-ae.
Dikutip dari Al-Mayadeen, perluasan produksi peluncur rudal ini dilakukan sebagai persiapan untuk konfrontasi militer dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Pada Jumat (5/1/2024), kantor berita resmi Korea Utara mengutip Kim yang mengatakan bahwa peningkatan kapasitas produksi peluncur adalah hal yang penting.
Situasi saat ini yang dinilai berbahaya mengharuskan negara itu lebih siap menghadapi konfrontasi militer dengan musuh.
Baca: Militan Palestina Pamer Rudal Buatan Korea Utara, Makin Garang Gempur Tentara Israel di Gaza
Baca: Tak Cuma Diberi Senjata, Taktik Hamas Serang Israel Disebut Contek Cara Perang Korea Utara
Sementara foto-foto media pemerintah menunjukkan Kim dan putrinya Jo Ae mengunjungi pabrik yang memproduksi peluncur rudal.
Dikatakan, Kim Jong-un tengah menguraikan rencana segera untuk memproduksi berbagai peluncur.
Kemudian rencana produksi jangka panjang serta misi untuk memperluas kapasitas produksi untuk memperkuat penangkal nuklir negara tersebut.
Beberapa hari yang lalu, pemimpin Korea Utara memperingatkan akan terjadinya perang skala besar di Semenanjung Korea.
Perang itu dimungkinkan akan terjadi akibat tindakan permusuhan Washington.
Bahkan, ia menegaskan, Korut tak akan ragu melakukan perang nuklir.
"Jika agen AS dan Korea Selatan dengan keras kepala mencoba melakukan konfrontasi militer dengan Republik Demokratik Rakyat Korea, maka pilihan perang nuklir akan diambil tanpa ragu-ragu." ujar Kim.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Putin Puji Rakyat Iran Gagah Berani, China Protes Keras Sanksi Washington
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
China Tak Terima Perusahaannya Disanksi AS Buntut Dugaan Beli Minyak Iran: Tak Punya Dasar Hukum
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: AS Borong Ribuan Rudal Patriot, Menlu Iran Datangi Rusia dan Kritik AS
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
Proposal Baru Iran ke AS, Tawarkan Buka Selat Hormuz dengan Satu Syarat, Dikirim Lewat Pakistan
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
Jerman Ejek Trump: AS Dipermalukan Iran, Tak Punya Strategi Perang tapi Teheran Lebih Tangguh
Senin, 27 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.