Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kehilangan Dukungan! 66 Persen Warga Tolak Netanyahu jadi Perdana Menteri, Imbas Perang dengan Hamas

Minggu, 26 November 2023 16:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - PM Israel Benjamin Netanyahu tampaknya mulai kehilangan dukungan.

Bahkan sebanyak 66 persen warga Israel kini tak lagi menginginkan Netanyahu melanjutkan jabatannya sebagai PM Israel.

Pasalnya, hal ini merupakan bentuk kekecewaan warga atas perang yang terjadi dengan Hamas.

Baca: PM Thailand Sebut Sandera yang Dibebaskan Hamas dalam Keadaan Sehat

Dilansir dari BNN Network, kemarahan publik semakin meningkat akibat sekira 1300 jiwa melayang akibat serangan Hamas, pada 7 Oktober.

Bahkan sebuah jejak pendapat lokal menyebut bahwa 66 persen lebih warga menginginkan Netanyahu mundur dan posisinya diganti dengan orang lain.

Kemudian 13 persen mengaku masih ragu-ragu.

Sementara 21 persen tampaknya masih menginginkan Netanyahu menjadi PM.

Baca: KESAKSIAN Sandera asal Thailand yang Dibebaskan Secara Ajaib oleh Hamas: Saya Belum Mati

Diketahui, ribuan warga Israel juga kembali mengepung kediaman PM Israel Benjamin Netanyahu, pada Sabtu (25/11).

Mereka mengutarakan kemarahannya dan menuntut Netanyahu untuk kebebasan sandera serta menuntut Netanyahu mundur dari pemerintahan.

Pasalnya, aksi protes di kediaman tokoh politik merupakan cara langsung dan pribadi untuk mengungkapkan ketidakpuasan masyarakat.

Aksi ini juga bertujuan untuk menarik perhatian media dan memberikan tekanan publik terhadap pejabat tersebut.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang bnn.network dengan judul Public Discontent for Netanyahu Peaks as Israelis Protest Amidst Ceasefire

Host: Ariska Choirina
VP: Mellinia Pranandari

# Hamas # Israel # Palestina # Gaza

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Hamas   #Israel   #Palestina   #Gaza

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved