Nasional
PKS Sindir Ganjar soal Kritik Penegakan Hukum Era Jokowi
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Rapor merah penegakan hukum dan HAM pemerintahan Jokowi yang diberikan calon presiden Ganjar Pranowo mengundang reaksi berbeda-beda dari berbagai pihak.
Ganjar Pranowo memberikan nilai lima untuk penegakan hukum dan HAM di era pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Bukan tanpa alasan penilaian yang diberikan Ganjar Pranowo.
Satu hal yang membuat Ganjar menganggap penegakan hukum dan HAM di era pemerintahan Jokowi jeblok adalah putusan MK soal syarat usia Capres-Cawapres.
Diketahui imbas putusan tersebut, Anwar Usman yang merupakan adik ipar Jokowi sekaligus paman Gibran Rakabuming Raka diputus melakukan pelanggaran etik berat dan dicopot dari jabatan Ketua MK.
Baca: Kunjungi Papua, Ganjar Disambut Astusias Warga namun Didemo Mahasiswa Uncen Tolak Isi Kuliah Umum
Selain itu, imbas putusan MK tersebut seakan menjadi pemulus jalan Gibran Rakabuming Raka jadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Di sisi lain, Rapor merah yang diberikan Ganjar tersebut pun seakan menjadi bumerang mengingat Mahfud MD yang saat ini menjadi Cawapres pendampingnya berstatus sebagai Menkopolhukam.
Baca: Berbanding Terbalik, Gerindra & Puan Maharani Punya Respons Berbeda Soal Rapor Merah dari Ganjar
Sehingga, elite partai politik dari barisan pendukung Prabowo-Gibran mengungkit soal keberadaan Mahfud MD tersebut.
Seperti Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Saat ditanya soal rapor merah yang diberikan Ganjar atas penegakan hukum dan HAM era Jokowi justru seakan menyindir keberadaan Mahfud MD.
Airlangga diketahui saat ini menjabat sebagai Menko Perekonomian dalam pemerintahan Jokowi.
Sehingga, kata dia, bila bertanya soal penegakan hukum dan HAM sebaiknya ditanyakan kepada Menkopolhukam.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ganjar Kritik Penegakan Hukum Era Jokowi, PKS Sindir Gara-gara Kecewa Hingga Pembelaan Mahfud MD
# PKS # Ganjar Pranowo # penegakan hukum era Jokowi # Rapor Merah # Menkopolhukam
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Belum Tentukan Sikap untuk Pilpres 2029, Sekjen PKS Sebut Dukung Prabowo Tak Harus Tergesa-gesa
Rabu, 11 Februari 2026
Terkini Nasional
Respons Wacana Pilpres 2029, PKS Tak Mau Tergesa-gesa Dukung Presiden Prabowo Dua Periode
Selasa, 10 Februari 2026
tribunnews update
Tolak Jadi Tersangka, Pembunuh Anak Politisi PKS Gugat Kapolres & Kasat Reskrim Cilegon
Selasa, 10 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sekjen PKS Belum Tentukan Dukung Prabowo 2 Periode: Ini Bukan Cepet-cepetan
Selasa, 10 Februari 2026
Terkini Nasional
Tak Terima, Tersangka Pembunuhan Anak Politisi PKS Gugat Polisi Cilegon, Ini Penjelasan Pengacara
Senin, 9 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.